Vivo X500 Ultra Dikabarkan Akan Hadirkan Zoom Optik 10x Tanpa Lensa Telekonverter
Vivo kembali mengejutkan dunia smartphone fotografi. Bocoran terbaru dari China mengungkap bahwa Vivo X500 Ultra, penerus flagship kamera X300 Ultra, kemungkinan besar akan menghadirkan kemampuan zoom optik 10x tanpa perlu menggunakan lensa telekonverter eksternal.
Inovasi Kamera Periskop 10x
Berdasarkan bocoran dari tipster China yang beredar di Weibo, Vivo sedang menguji kamera telefoto periskop 10x untuk X500 Ultra. Jika terealisasi, ini akan menjadi lompatan signifikan dari Vivo X300 Ultra yang hanya memiliki zoom optik 3.7x.
Keunggulan utama fitur ini adalah tidak lagi memerlukan aksesori eksternal. Dedikasi lensa zoom optik 10x dalam tubuh ponsel akan memudahkan fotografi jarak jauh dengan kualitas lebih tajam tanpa kompensasi digital yang mengurangi resolusi.
Spesifikasi Tertentu yang Dikabarkan
|
Komponen |
Spesifikasi Expected |
|
Processor |
Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro |
|
RAM |
Hingga 16GB |
|
Storage |
512GB |
|
Kamera Belakang |
Triple setup dengan sensor 200MP |
|
Kamera Depan |
50MP untuk selfie |
|
Display |
6.8-inch AMOLED 120Hz |
|
Battery |
7,000mAh |
|
Charging |
100W fast charging |
|
OS |
OriginOS 6 berbasis Android 16 |
Posisi di Pasar Flagship
Vivo X500 Ultra datang di saat kompetitor seperti Xiaomi 18 Ultra menghadapi kendala dalam pengembangan kamera terus-menerus (continuous zoom). Dengan zoom optik 10x yang solid, Vivo berpotensi mengambil alih posisi sebagai flagship kamera terbaik di segmen premium.
Untuk optics, device ini akan menggunakan kolaborasi dengan Zeiss seperti generasi sebelumnya, menjamin kualitas lensa kelas profesional.
Konektivitas dan Fitur Lain
X500 Ultra juga dikabarkan akan dilengkapi dengan:
5G connectivity
Wi-Fi 7
Bluetooth 5.4
NFC
Optical fingerprint sensor
USB Type-C 3.0
Harga dan Ketersediaan di India
Meskipun Vivo belum mengonfirmasi detail peluncuran, X500 Ultra diperkirakan akan hadir di India dengan harga sekitar Rs 1,60,999 (sekitar Rp 35-37 juta) untuk varian 16GB + 512GB. Untuk pasar Indonesia, harga kemungkinan akan sedikit lebih tinggi tergantung pajak dan biaya impor.

