YouTube Kembali Mengaktifkan Fitur Direct Messaging (DM) untuk Pengguna Global
Setelah enam tahun menghentikan fitur direct messaging, YouTube resmi membawa kembali DM (Direct Messages) kepada pengguna di seluruh dunia. Fitur yang sangat diminta oleh pengguna ini kini sedang dalam tahap uji coba global setelah sebelumnya berhasil diuji di Eropa.
Sejarah Fitur DM YouTube
Fitur direct messaging YouTube pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017, namun kemudian dihentikan dua tahun selanjutnya pada 2019 karena berbagai tantangan teknis dan masalah keamanan. Sekarang, YouTube menghadirkan versi baru dari fitur ini dengan perbaikan signifikan.
Cara Kerja Fitur DM Baru
Fitur DM baru memungkinkan pengguna untuk:
|
Kemampuan |
Deskripsi |
|
Share Video |
Kirim video panjang, Shorts, dan live stream secara privat |
|
Chat Privat |
Mengobrol langsung tanpa perlu keluar dari aplikasi YouTube |
|
Tidak Perlu Copy Link |
Share video langsung tanpa perlu copy-link dan kirim via aplikasi lain
|
Syarat dan Batasan Akses
YouTube menerapkan beberapa kontrol keamanan untuk fitur ini:
Hanya pengguna berusia 18+ yang dapat mengakses messaging
Harus signed-in dengan akun YouTube
Pengguna dapat accept atau decline message requests
Messages dapat unsent atau entire conversations dapat deleted
Rollout Global
Filosomi rollout fitur DM:
|
Tahap |
Wilayah |
Waktu |
|
Uji coba awal |
Irlandia & Polandia |
November 2025 |
|
Ekspansi Eropa |
31+ negara Eropa |
Maret 2026 |
|
Rollout global |
Dunia (sedang berlangsung) |
Juni 2026 |
Negara Eropa yang termasuk dalam rollout meliputi: Austria, Belgium, Bulgaria, Croatia, Czech Republic, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Greece, Hungary, Iceland, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Malta, Netherlands, Norway, Portugal, Romania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sweden, dan Switzerland.
Mengapa YouTube Kembali ke DM?
YouTube Product Manager Alex Johnson menyatakan bahwa ini adalah "top feature request" dari pengguna. Gerakan ini_signals_ YouTube yang semakin fokus pada interaksi pengguna dan engagement di dalam platform.
Masa Depan YouTube sebagai Platform Messaging?
Dengan penambahan fitur DM ini, muncul pertanyaan: Bisakah YouTube perlahan menjadi platform messaging juga? Fitur ini menunjukkan YouTube ingin meningkatkan engagement pengguna tidak hanya sebagai penonton video, tetapi juga sebagai komunitas yang berinteraksi.
Untuk pengguna di Indonesia dan Pekanbaru, fitur ini seharusnya tersedia dalam waktu dekat mengikuti rollout global, meskipun YouTube belum memberikan timeline resmi untuk ketersediaan di setiap wilayah.

