Harga Emas Antam di Pegadaian, Jumat 10 Juli 2026, Investasi Menguntungkan

Harga Emas Antam di Pegadaian, Jumat 10 Juli 2026, Investasi Menguntungkan
Harga emas Antam di Pegadaian pada Jumat, 10 Juli 2026, umumnya berada di kisaran Rp2,74 juta per gram, dengan potensi perubahan harian tergantung kondisi pasar logam mulia. 

Sebagai instrumen investasi, emas Antam tetap dianggap menguntungkan karena riwayat kenaikan harga yang stabil dan fungsi sebagai pelindung nilai dari inflasi.

Harga Emas Antam di Pegadaian – Jumat, 10 Juli 2026

Berdasarkan data terbaru dari Pegadaian (Galeri 24) pada Jumat pekan ini, harga emas jenama Antam tercatat sebagai berikut (per gram):

Harga jual: sekitar Rp2.746.000/gram

Harga buyback (pembelian kembali): umumnya beberapa ratus ribu rupiah lebih rendah dari harga jual, tergantung gramasi dan kebijakan terbaru Pegadaian.

Untuk ukuran lain, harga jual Antam di Pegadaian biasanya mengikuti pola berikut (berdasarkan data terbaru Pegadaian):

0,5 gram: di kisaran Rp1,4–1,7 juta

1 gram: Rp2.746.000

2 gram: di kisaran Rp5,4–6,5 juta

3 gram: di kisaran Rp8,1–9,7 juta

5 gram: di kisaran Rp13,5–16,2 juta

10 gram: di kisaran Rp26,9–32,3 juta

25 gram, 50 gram, 100 gram: semakin besar gramasi, harga per gram cenderung sedikit lebih efisien.

Catatan: Harga resmi dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kepastian, cek langsung di: logammulia.com.

Mengapa Emas Antam Dianggap Investasi Menguntungkan?

1. Nilai Cenderung Naik dalam Jangka Panjang

Secara historis, harga emas Antam menunjukkan tren kenaikan signifikan dalam 10–15 tahun terakhir. Beberapa sumber mencatat:

Kenaikan rata-rata sekitar 10–12% per tahun dalam periode tertentu.

Kenaikan total di atas 200% dalam 10–15 tahun, tergantung titik beli awal.

Ini membuat emas cocok sebagai investasi jangka panjang yang bertujuan menjaga dan meningkatkan nilai aset.

2. Pelindung Nilai Terhadap Inflasi dan Pelemahan Rupiah

Emas memiliki sifat:

Daya beli yang relatif stabil meski inflasi naik.

Sering bergerak berlawanan arah dengan penurunan saham atau depresiasi mata uang.

Contoh praktis: saat inflasi 2,5% atau rupiah melemah, nilai emas cenderung tetap terjaga atau bahkan naik, sehingga bisa melindungi kekayaan dari penurunan nilai uang tunai.

3. Risiko Relatif Lebih Rendah

Emas batangan Antam:

Lebih stabil dibanding saham atau reksa dana pasar modal.

Tidak tergantung pada kinerja perusahaan atau kondisi korporasi tertentu.

Karakteristik ini menjadikannya instrumen low risk bagi investor yang mengutamakan keamanan aset dan pertumbuhan perlahan namun pasti.

4. Biaya dan Pajak yang Lebih Efisien

Beberapa keuntungan non-harga:

Pajak: pembelian emas batangan tidak dikenakan PPN, berbeda dengan perhiasan yang kena PPN 11%.

Buyback resmi: bisa dijual kembali melalui Logam Mulia atau Pegadaian dengan harga transparan dan proses relatif cepat.

Next Post Previous Post