Harga Emas UBS Gold Hari Ini, Kamis 9 Juli 2026
Harga Emas UBS Gold Hari Ini (9 Juli 2026)
Berdasarkan data terbaru dari laporan media dan situs resmi terkait, harga emas UBS pada Kamis 9 Juli 2026 mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya, seiring tren global harga emas yang anjlok.
Harga Beli (Per Gram)
Berikut rangkuman harga beli emas UBS untuk berbagai ukuran pecahan pada 9 Juli 2026:
|
Pecahan |
Harga Beli (Rp) |
|
0,5 gram |
Rp1.423.000 – Rp1.432.000 |
|
1 gram |
Rp2.629.000 – Rp2.634.000 |
|
2 gram |
Rp5.226.000 – Rp5.259.000 |
|
5 gram |
Rp12.914.000 – Rp12.994.000 |
|
10 gram |
Rp25.692.000 – Rp25.852.000 |
|
25 gram |
Rp64.104.000 – Rp64.503.000 |
|
50 gram |
Rp127.945.000 – Rp128.739.000 |
Data ini merupakan akumulasi dari beberapa sumber yang melaporkan harga UBS pada hari ini, dengan sedikit perbedaan akibat update waktu dan lokasi. Harga aktual dan real-time, cek ubslifestyle.com atau ubsgold.com.
Harga Jual / Buyback
Sementara harga beli (harga Anda membeli emas dari UBS), harga jual kembali (buyback) yang ditawarkan UBS pada 7 Juli 2026 tercatat sebagai berikut menurut situs resmi UBS Lifestyle:
|
Pecahan |
Harga Jual (Buyback) (Rp) |
|
0,5 gram |
Rp1.160.000 |
|
1 gram |
Rp2.321.000 |
|
2 gram |
Rp4.643.000 |
|
5 gram |
Rp11.607.000 |
|
10 gram |
Rp23.215.000 |
|
25 gram |
Rp58.038.000 |
|
50 gram |
Rp116.077.000 |
|
100 gram |
Rp232.155.000 |
Harga buyback ini dapat berubah setiap hari mengikuti pergerakan harga emas dunia dan kebijakan UBS.
Mengapa Harga Emas UBS Turun Hari Ini?
Penurunan harga emas UBS hari ini sejalan dengan tren global, di mana harga emas kontrak berjangka turun cukup signifikan pada awal Juli 2026, terutama setelah mencatat kinerja kuartalan terburuk dalam 12 tahun terakhir. Beberapa faktor yang umumnya mempengaruhi:
Penurunan harga emas dunia (USD/oz) yang tercampur dengan penguatan dolar AS dan data ekonomi yang mendorong investor mengurangi eksposur ke komoditas.
Tekanan teknis dari level resistance yang gagal ditembus, sehingga memicu aksi jual jangka pendek.
Kebijakan moneter global yang masih relatif ketat, mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa yield.

