Harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan lanjutan pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Setelah melemah pada Selasa kemarin, komoditas logam mulia domestik ini kembali terkoreksi sebesar Rp550 per gram, membawa harga perak murni Antam ke posisi Rp38.650 per gram.
Pergerakan ini memperpanjang tren penurunan pekan ini. Sebelumnya, perak Antam sempat melonjak ke level puncak Rp39.900 per gram pada Senin (27/7/2026), sebelum turun Rp700 ke level Rp39.200 per gram pada Selasa (28/7/2026).
Rincian Harga Perak Antam Hari Ini (29 Juli 2026)
Antam menawarkan berbagai ukuran untuk produk perak murni dan varian Heritage. Berikut adalah rincian harga dasar serta harga akhir setelah dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%:
Varian / Ukuran Perak Harga Dasar (Rp) Harga + PPN 11% (Rp)
Perak Murni 250 Gram Rp10.062.500 Rp11.169.375
Perak Murni 500 Gram Rp19.325.000 Rp21.450.750
Perak Heritage 31,1 Gram Rp1.749.788 Rp1.942.265
Perak Heritage 186,6 Gram Rp9.377.386 Rp10.408.898
Harga aktual dan real-time, cek logammulia.com.
Pergerakan Perak di Pasar Global
 |
| (Foto Harga Perak Dunia dari TradingView) |
Di saat pasar domestik masih menyesuaikan harga dari koreksi hari sebelumnya, pergerakan perak di pasar internasional justru menunjukkan tanda-tanda pemulihan (rebound).
Harga perak spot dunia terpantau menguat sekitar 0,66% hingga 0,81% ke kisaran US$57,37 - US$57,90 per troy ons pada perdagangan Rabu (29/7/2026).
Penguatan spot internasional ini didorong oleh aksi bargain hunting investor setelah harga spot sempat tertekan akibat fluktuasi indeks Dolar AS serta ekspektasi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve menjelang akhir bulan.
Analisis Sentimen Pasar
Penyesuaian Harga Lokal vs Global: Penetapan harga fisik Antam harian kerap merefleksikan pergerakan penutupan spot pasar global sesi sebelumnya. Koreksi penurunan di pasar fisik Antam hari ini utamanya dipicu oleh pelemahan spot dunia pada perdagangan Selasa.
Kondisi Makroekonomi: Ketidakpastian arah kebijakan moneter bank sentral AS serta fluktuasi geopolitik global terus menjaga sensitivitas harga logam mulia, baik emas maupun perak.
Prospek Investasi: Meskipun mengalami koreksi jangka pendek harian, perak tetap mencatatkan tren performa positif dalam jangka menengah-panjang didukung tingginya permintaan industri elektronik dan energi terbarukan.