Investor Asing Catat Net Buy Saham BBCA hingga Rp 698,2 Miliar saat IHSG Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026), naik 67,3 poin atau 1,1 persen ke level 6.175,5. Penguatan ini sejalan dengan maraknya aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing pada sejumlah saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan data Stockbit, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak diburu asing dengan nilai net buy mencapai Rp 698,2 miliar. Di posisi kedua terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net buy Rp 374,8 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 267,6 miliar.
10 Saham Teratas Berdasarkan Net Buy Asing (17/7/2026)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 698,2 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 374,8 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 267,6 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 76,3 miliar
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp 29,1 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 21,4 miliar
PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 16,1 miliar
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 11,8 miliar
PT Antam Tbk (ANTM): Rp 10,9 miliar
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 8,7 miliar
Aliran Dana Asing dan Pergerakan Pasar
Secara kumulatif, nilai transaksi beli bersih yang dicatatkan investor asing di seluruh pasar pada hari itu mencapai Rp 638,5 miliar. Di pasar reguler, asing mencatatkan aliran dana positif sebesar Rp 725,1 miliar, sementara pasar negosiasi dan tunai mencatat net sell Rp 86,5 miliar.
Aktivitas perdagangan menunjukkan dinamika yang relatif kuat, 363 saham naik, 274 saham melemah, dan 328 saham stagnan. Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia pada penutupan pekan tersebut mencapai sekitar Rp 16,3 triliun.

