KOSPI Turun Hampir 12 Persen
Indeks KOSPI Korea Selatan jatuh lebih dari 10-12 persen dalam perdagangan intraday, menandakan pasar mulai masuk ke zona bearish. Kejatuhan ini memicu penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker, yang disebut sudah terjadi untuk kedelapan kalinya sepanjang tahun ini.
Index KOSPI
| (Foto Index KOSPI dari Google Finansial) |
Dampak gejolak di Korea Selatan itu juga dinilai bisa merembet ke Indonesia. Sebagai mitra dagang dan investor penting, pelemahan pasar Korea berpotensi menekan arus modal serta memengaruhi sentimen investor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tekanan di pasar Asia tidak berhenti di sana. Sektor manufaktur dan teknologi regional ikut tertekan oleh kebangkitan industri semikonduktor China, sementara dinamika global seperti ekspansi Waymo ke Korea menambah kompleksitas persaingan bisnis di kawasan.

