KOSPI Turun Hampir 12 Persen

KOSPI Turun Hampir 12 Persen

Indeks KOSPI Korea Selatan jatuh lebih dari 10-12 persen dalam perdagangan intraday, menandakan pasar mulai masuk ke zona bearish. Kejatuhan ini memicu penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker, yang disebut sudah terjadi untuk kedelapan kalinya sepanjang tahun ini.

Index KOSPI

KOSPI Turun Hampir 12 Persen
(Foto Index KOSPI dari Google Finansial)
Laporan Seoul Economic Daily yang dikutip EmitenNews menyebut kinerja KOSPI sepanjang Juli merosot hingga minus 28,9 persen. Penurunan itu lebih dalam dibanding koreksi maksimum saat krisis keuangan global 2008 dan bahkan melampaui kejatuhan Nasdaq saat gelembung teknologi pecah pada 2000.

Dampak gejolak di Korea Selatan itu juga dinilai bisa merembet ke Indonesia. Sebagai mitra dagang dan investor penting, pelemahan pasar Korea berpotensi menekan arus modal serta memengaruhi sentimen investor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tekanan di pasar Asia tidak berhenti di sana. Sektor manufaktur dan teknologi regional ikut tertekan oleh kebangkitan industri semikonduktor China, sementara dinamika global seperti ekspansi Waymo ke Korea menambah kompleksitas persaingan bisnis di kawasan.

 

Next Post Previous Post