Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026

 

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026

IHSG hari ini, Jumat 3 Juli 2026, diperkirakan bergerak konsolidasi dan rawan koreksi menguji area 5.472–5.540, meski sempat dibuka menguat lebih dari 2% pada awal perdagangan. 

Di sisi rekomendasi saham, beberapa sekuritas soroti saham perbankan besar, mineral, energi, dan konglomerasi seperti ADMR, BRMS, RATU, INDF, ANTM, BBCA, EXCL, INDY, dan TOWR.

Aksi Harga dan Prediksinya

Pada perdagangan Kamis 2 Juli 2026, IHSG ditutup menguat 0,87% atau +49,4 poin ke level 5.744, terutama didorong oleh saham bank besar (Himbara) dan adanya injeksi dana pemerintah yang mendukung likuiditas sektor perbankan. Namun, untuk hari ini (3/7/2026), tim analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji area 5.472–5.540.

Secara teknikal, IHSG saat ini berada pada bagian wave (b) dari wave [iv] dalam skenario hitam, namun ada juga skenario merah di mana IHSG membentuk bagian awal wave [v] dari wave 3. 

Level support IHSG diperkirakan di 5.486 dan 5.317, sementara resistance ada di 6.007 dan 6.286. Beberapa analis lain, seperti dari Pilarmas Investindo Sekuritas, memproyeksikan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan kisaran support–resistance 5.640–6.000.

Faktor yang Mempengaruhi

Sektor perbankan: Saham Himbara masih menjadi pendorong utama, sekaligus jaring pengaman karena adanya dukungan kebijakan pemerintah dan inject dana.

Teknikal dan momentum: Setelah dua hari menguat, IHSG berpotensi mengalami konsolidasi atau koreksi teknis untuk menguji level support terdekat.

Sentimen global: Perlu dicermati pergerakan nilai tukar rupiah, yield utang, dan data ekonomi global yang bisa memengaruhi arus modal asing ke IHSG.

Rekomendasi Saham Jumat 3 Juli 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026
(Foto Saham ADMR dari Google Finansial)
Berikut rangkuman rekomendasi dari beberapa sekuritas:

MNC Sekuritas & Pilarmas Investindo Sekuritas

ADMR (PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk): saham minerba dengan prospek harga komoditas dan ekspansi produksi.

BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk): fokus pada mineral energi dengan potensi eksplorasi dan peningkatan cadangan.

RATU (PT Raharja Energi Cepu Tbk): segmen energi tradisional dan eksplorasi minyak-gas.

INDF (PT Indofood Sukses Makmur Tbk): konglomerasi pangan dengan basis pasar domestik kuat dan diversifikasi produk.

Pilarmas juga merekomendasikan

EXCL (PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk): operator telekomunikasi dengan pertumbuhan layanan data dan infrastruktur.

INDY (PT Indika Energy Tbk): energi dan alat berat dengan eksposur ke sektor infrastruktur dan pertambangan.

TOWR (PT Sarana Menara Nusantara Tbk): bisnis menara telekomunikasi yang mendapat manfaat dari permintaan bandwidth dan 5G.

Phintraco Sekuritas

Phintraco menyarankan lima saham pilihan untuk hari ini, termasuk:

ANTM (PT Aneka Tambang Tbk): minerba dengan eksposur pada emas, bismut, dan nikel, sesuai tren harga komoditas.

BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): bank swasta besar dengan fondasi fundamental kuat dan likuiditas tinggi, cocok sebagai saham defensif saat IHSG konsolidasi.

Ajaib Sekuritas

Ajaib Sekuritas menyoroti tiga saham:

ADMR: minerba dengan prospek jangka menengah.

ISAT (PT Indosat Enterprise Tbk): telekomunikasi dan infrastruktur yang mendapat dukungan dari konsolidasi sektor dan pertumbuhan data.

BUMI (PT Bumi Resources Tbk): coal miner dengan potensi perbaikan harga dan ekspansi cadangan.

Strategi Trading dan Investasi

Untuk trader harian: Fokus pada saham dengan likuiditas tinggi dan volatilitas cukup seperti BBCA, ANTM, ADMR, BRMS, dan EXCL. Gunakan level support–resistance IHSG (5.486–5.317 sebagai support, 6.007–6.286 sebagai resistance) sebagai acuan untuk timing entry–exit.

Untuk investor jangka menengah–panjang: Bisa mengambil posisi bertahap pada saham fundamental kuat seperti BBCA, INDF, ANTM, dan MINERBA (ADMR, BRMS, RATU) dengan strategi buy on weakness saat IHSG menguji area support.

Risk management: Karena IHSG masih rawan koreksi, pastikan posisi tidak terlalu penuh di satu sektor dan gunakan batas loss yang jelas, terutama pada saham dengan volatilitas tinggi seperti komoditas dan energi.

Catatan Penting

Rekomendasi ini berbasis rutinitas riset harian sekuritas dan bukan merupakan saran mutlak untuk membeli atau menjual. Setiap investor harus menyesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, dan kondisi portofolio sendiri.

-aime monitoring real-time: Harga IHSG dan saham bisa berubah cepat; sebaiknya cek data real-time dari platform broker atau situs resmi Bursa Efek Indonesia sebelum eksekusi.

Next Post Previous Post