Rupiah Menguat saat Kekhawatiran Fiskal Mereda
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan selasa pagi seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap prospek fiskal Indonesia. Penguatan ini didorong oleh ekspektasi bahwa defisit fiskal masih akan terkendali, sehingga memberi sentimen positif bagi rupiah dan pasar obligasi domestik.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kekhawatiran fiskal mereda karena pelemahan harga minyak global dan penyesuaian harga BBM Pertamax oleh pemerintah. Menurutnya, langkah itu membantu mengurangi tekanan terhadap keseimbangan fiskal.
Selain faktor fiskal, rupiah juga mendapat dukungan dari transmisi kebijakan kenaikan suku bunga Bank Indonesia yang diumumkan sehari sebelumnya. Kenaikan suku bunga dinilai membuat imbal hasil aset domestik lebih menarik bagi investor.

