Saham Bank Rakyat Indonesia BBRI Melonjak di Sesi Pertama

Saham Bank Rakyat Indonesia BBRI Melonjak di Sesi Pertama

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat lonjakan signifikan sebesar 3,15 persen ke level Rp 2.950 pada penutupan sesi I perdagangan Jumat, 17 Juli 2026. Perdagangan terlihat sangat aktif dengan volume mencapai 214,66 juta saham dan frekuensi transaksi sebanyak 32.648 kali.

Nilai transaksi sepanjang sesi I tercatat mencapai Rp 626,23 miliar. Pergerakan harga yang kuat ini didorong oleh aksi beli pemodal asing yang cukup agresif. Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas, investor asing mencatatkan volume beli bersih (net buy) sebesar 55,95 juta saham pada paruh pertama perdagangan, dengan estimasi nilai pembelian mencapai sekitar Rp 163,21 miliar.

Kinerja saham BBRI tersebut melampaui proyeksi teknikal sebelumnya. Kiwoom Sekuritas sempat mematok target resistance pertama pada level Rp 2.905, namun tekanan beli yang kuat membawa saham BBRI menutup sesi I di posisi Rp 2.950 — di atas resistance tersebut.

Dukungan analis dan rekomendasi pasar

Saham Bank Rakyat Indonesia BBRI Melonjak di Sesi Pertama
(Foto Saham BBRI dari Google Finansial)
Mandiri Sekuritas, melalui publikasi Investor Digest edisi 17 Juli 2026, tetap mempertahankan pandangan positif terhadap BBRI dan merekomendasikan aksi beli. Mandiri Sekuritas memasang target harga jangka menengah pada level Rp 4.100, menunjukkan potensi kenaikan yang masih terbuka bagi saham bank pelat merah ini.

Tren pembelian oleh investor asing belakangan ini memang fokus pada sejumlah saham perbankan besar, sejalan dengan optimisme terhadap fundamental sektor perbankan dan sentimen pasar domestik yang lebih suportif.

 

Next Post Previous Post