Surge WIFI Raih Laba Bersih Rp 496,8 Miliar Semester I 2026
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge mencatat lonjakan kinerja yang sangat kuat pada semester I 2026. Pendapatan dan laba bersih sama-sama tumbuh tajam, dengan segmen telekomunikasi menjadi motor utama pertumbuhan.
Kinerja keuangan
Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026, Surge membukukan pendapatan bersih Rp 1,57 triliun, naik 206 persen secara tahunan dari Rp 513,46 miliar. Laba bersih konsolidasi mencapai Rp 496,8 miliar, melonjak 118 persen dari Rp 227,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 331,2 miliar, naik 45,3 persen dari Rp 227,9 miliar. Namun, laba per saham dasar justru turun tipis menjadi Rp 90,08 dari Rp 99,58 pada semester I 2025.
Pendorong pertumbuhan
Pendapatan dari segmen telekomunikasi menjadi sumber utama penguatan kinerja, dengan kontribusi Rp 1,28 triliun atau naik 357 persen yoy dan menyumbang 82 persen dari total pendapatan. Manajemen menyebut pertumbuhan itu ditopang oleh basis pengguna HomeConnect FTTH yang menembus 1,85 juta pelanggan serta komersialisasi layanan HomeConnect FWA sejak akhir Februari 2026.
Secara operasional, laba bruto naik menjadi Rp 950,58 miliar dari Rp 392,36 miliar, sedangkan laba usaha melesat ke Rp 773,23 miliar dari Rp 378,96 miliar. Selain itu, EBITDA Surge pada periode ini juga dilaporkan mencapai Rp 948,9 miliar, tumbuh 117 persen yoy.
Titik balik bisnis
Manajemen menilai semester I 2026 sebagai fase penting karena perusahaan mulai memanen hasil dari investasi jaringan yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir. Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, mengatakan fokus perseroan kini adalah memastikan aset infrastruktur menghasilkan pendapatan berulang secara optimal.

