Vivo X300e: Opsi RAM, Penyimpanan, dan Warna Terbaru Berdasarkan Leak Terkini

Vivo X300e: Opsi RAM, Penyimpanan, dan Warna Terbaru Berdasarkan Leak Terkini

Vivo X300e semakin dekat dengan release resmi. Berdasarkan bocoran terbaru dari Digital Chat Station dan data resmi dari TENAA serta 3C China, seri “e” ini menawarkan kombinasi specification tinggi dengan baterai raksasa dan opsi memori yang sangat variatif.

Chipset dan Performa

Vivo X300e didorong oleh Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5, chipset flagship 3 nm yang juga akan menjadi tulang punggung seri X300 FE. Chip ini diklaim clocked hingga 3.8 GHz, memastikan performa kelas atas untuk gaming, multitasking, dan beban kerja AI.

Kombinasi CPU kencang dengan RAM besar menjadikan X300e kandidat kuat untuk pengguna yang butuh performa stabil dalam jangka panjang, termasuk untuk konten kreator dan tugas berat seperti editing video atau rendering.

Desain dan Display

X300e akan hadir dengan layar OLED 6,59 inci berbodi flat, bukan curved, dengan resolusi 1.5K yang memberikan detail tinggi dan warna tajam. Refresh rate diperkirakan mencapai 120 Hz, memberikan pengalaman scroll, gaming, dan interaksi antarmuka yang sangat halus.

Desain bodi mengusung:

Frame metal dengan ketebalan keseluruhan di bawah 8 mm (sekitar 7,99 mm).

Bobot sekitar 203 gram, tergolong ringan untuk perangkat dengan baterai raksasa.

Blok kamera persegi di sisi belakang dengan lensa Zeiss, plus sensor ultrasonik untuk fingerprint di bawah layar.

Kamera: Trio Zeiss + selfies 50 MP

Di bagian belakang, X300e membawa sistem kamera triple Zeiss:

50 MP utama (sensor besar, optimasi warna dan detail).

50 MP periskop telefoto (IMX8 series) untuk zoom jarak jauh dengan kualitas tetap baik.

8 MP ultra-wide untuk landscape dan group shot.

Di bagian depan terdapat kamera selfie 50 MP, cukup tinggi untuk kebutuhan konten kreator, video call, dan live streaming. Kombinasi periskop + sensor utama 50 MP menjadikan X300e salah satu ponsel dengan zona telefoto terbaik di kelasnya.

Baterai dan Charging: 7.015–7.100 mAh + 90W

Salah satu highlight X300e adalah baterai besar:

Kapasitas resmi 7.015 mAh, dengan beberapa sumber menyebut 7.100 mAh (sedikit perbedaan tergantung pengujian).

Charging 90W wired, memungkinkan pengisian cepat meski kapasitas baterai sangat besar.

Tidak ada indikasi charging wireless berdasarkan bocoran terkini.

Dengan baterai di atas 7.000 mAh, X300e berpotensi menjadi salah satu ponsel flagship dengan endurance terbaik di 2026, cocok untuk pengguna yang sering traveling, streaming, atau membuat konten panjang tanpa terlalu sering colok charger.

RAM dan Opsi Penyimpanan

Berdasarkan data TENAA dan 3C, Vivo X300e akan menawarkan kombinasi memori yang sangat variatif:

RAM: 8 GB, 12 GB, dan 16 GB.

Internal storage: 128 GB, 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.

Untuk pasar Indonesia atau varian global, kemungkinan varian awal yang masuk adalah:

12 GB + 256 GB (paling realistis sebagai entry high-end).

12 GB + 512 GB atau 16 GB + 512 GB untuk varian menengah-tinggi.

16 GB + 1 TB untuk pengguna yang sangat butuh kapasitas besar (editor video, penyimpanan lokal banyak file).

Kombinasi ini menjadikan X300e fleksibel: ada opsi hemat untuk pengguna biasa, dan ada juga opsi overkill untuk konten kreator profesional.

Varian Warna yang Diprediksi

Meskipun Vivo belum merilis daftar warna resmi, bocoran dari beberapa sumber memprediksi bahwa X300e akan hadir dengan opsi warna yang mengikuti gaya seri X300 sebelumnya, seperti:

Phantom Black (hitam matte, kesan premium)

Mist Blue (biru lembut, lebih soft dan modern)

Summit Red (roti/merah, lebih berani dan sporty)

Beberapa leak juga menyebut kemungkinan varian warna netral seperti abu-abu atau putih, tergantung region. Pengguna Indonesia biasanya lebih menyukai warna gelap (black, dark gray) dan warna netral (white, silver), sehingga kemungkinan besar varian tersebut akan tersedia.

Sistem Operasi dan Fitur Tambahan

X300e diprediksi akan berjalan di:

Android 17 (sesuai timeline rilis 2026)

OriginOS / Vivo’s custom UI, dengan optimasi baterai dan performa khusus.

Fitur tambahan yang kemungkinan hadir:

Ultrasonic fingerprint in-display (lebih cepat dan aman dibanding optical).

Mode kamera AI dan pengoptimalan warna Zeiss untuk fotografi pro.

Konektivitas 5G full modern, sesuai sertifikasi 3C.

Harga dan Waktu Rilis

Harga untuk varian dasar diperkirakan:

Sekitar ₹59.999 di India untuk kombinasi 12 GB + 256 GB.

Di Indonesia, dengan konversi dan pajak, bisa berada di kisaran 12–15 juta rupiah (perkiraan, tergantung kebijakan impor dan promosi).

 

Next Post Previous Post