Vivo Y6c 4G: HP Budget dengan Baterai 6500mAh dan Layar 120Hz

 

Vivo Y6c 4G: HP Budget dengan Baterai 6500mAh dan Layar 120Hz
Vivo kembali merilis ponsel entry-level di pasar Tiongkok dengan menghadirkan Vivo Y6c 4G. Dibanderol sangat terjangkau, ponsel ini menonjolkan baterai besar, layar dengan refresh rate tinggi, dan fitur tahan banting yang tidak biasa ditemui pada segmen harga ini.

Desain dan ketahanan

Vivo Y6c mengusung desain sederhana namun fungsional dengan notch tetes air pada layar dan bodi yang sudah mendapatkan penilaian lima bintang SGS untuk ketahanan terhadap benturan dan jatuh. Ponsel ini juga membawa sertifikasi IP65, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air, nilai tambah penting bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih awet dalam pemakaian sehari-hari.

Layar

Di bagian depan, Vivo menempatkan panel LCD 6,74 inci dengan resolusi 1600×720 piksel. Meski bukan panel Full HD, layar ini menawarkan refresh rate 120Hz sehingga animasi dan scrolling terasa lebih mulus dibandingkan layar 60Hz biasa. 

Vivo mengklaim layar dapat mencapai kecerahan hingga 1200 nits dan telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah, baik untuk kenyamanan mata saat penggunaan lama.

Performa

Vivo Y6c 4G: HP Budget dengan Baterai 6500mAh dan Layar 120Hz
Ditenagai oleh chipset Unisoc T7225 fabrikasi 12nm, Vivo Y6c menggunakan konfigurasi CPU octa-core yang menggabungkan dua inti A75 dan enam inti A55 hingga 1.8GHz, dipadu GPU Arm Mali-G57. 

Konfigurasi ini cukup untuk tugas harian seperti browsing, media sosial, streaming, dan beberapa game ringan. Di peluncuran awal, Vivo menawarkan satu varian memori yaitu 4GB RAM + 128GB penyimpanan internal, kapasitas yang tergolong lega di kelas entry-level.

Kamera

Untuk fotografi, Vivo Y6c tampil sederhana: kamera utama 8MP di belakang dan kamera depan 5MP untuk selfie. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa fokus perangkat lebih ke daya tahan baterai dan fungsi dasar sehari-hari daripada kemampuan foto premium.

Baterai dan pengisian daya

Salah satu daya tarik utama Y6c adalah baterainya yang berkapasitas besar, 6500mAh. Vivo menyebutkan baterai ini dirancang agar tetap sehat hingga lima tahun pemakaian reguler, mengindikasikan perhatian pada umur pakai baterai. 

Pengisian dilakukan lewat pengisian kabel 15W, bukan fast charging super cepat, namun kapasitas besar baterai menjanjikan daya tahan pemakaian yang panjang dalam satu kali isi.

Fitur tambahan

Speaker dengan output volume ditingkatkan 150% untuk audio lebih keras.

Fingerprint side-mounted untuk buka kunci cepat.

OriginOS 6 berbasis Android 16, membawa antarmuka dan fitur modern.

Infrared blaster, memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote untuk lebih dari 3.000 model TV, AC, dan perangkat rumah tangga lain.

Harga dan ketersediaan

Vivo Y6c 4G kini dijual di Tiongkok dengan konfigurasi tunggal 4GB+128GB seharga 899 yuan (sekitar $130 atau sekitar Rp2,2 juta tergantung kurs). Belum ada konfirmasi resmi mengenai peluncuran di pasar internasional atau harga global.

Next Post Previous Post