Xiaomi Naikkan Target Penjualan Smartphone Tahunan ke 110 Juta Unit
Xiaomi dikabarkan menaikkan target pengiriman smartphone tahunannya dari sekitar 90 juta unit menjadi 110 juta unit pada 2026. Kenaikan target ini menunjukkan perusahaan lebih optimistis terhadap pemulihan pasar, meski industri masih menghadapi tekanan biaya komponen dan memori.
Menurut laporan tersebut, tambahan volume pengiriman terbesar diperkirakan datang dari ponsel kelas pemula. Sumber yang dikutip juga menyebut Xiaomi menilai lonjakan harga memori saat ini kemungkinan akan berbalik arah dan mulai stabil.
Latar Belakang
Pada kuartal pertama 2026, Xiaomi disebut hanya mengirim 33,8 juta smartphone, turun 19,2% dibandingkan kuartal pertama 2025. Meski begitu, perusahaan tampaknya melihat peluang perbaikan pada sisa tahun ini, terutama jika harga komponen menjadi lebih terkendali.
Dalam laporan kinerja tahun penuh 2025, Xiaomi mencatat pengiriman 165,2 juta smartphone dan pendapatan sebesar CNY 186,4 miliar dari bisnis ponsel. Perusahaan juga mempertahankan posisi tiga besar global selama lima tahun berturut-turut berdasarkan data Omdia.
Implikasi untuk Pasar
Jika target 110 juta unit tercapai, Xiaomi akan menunjukkan strategi agresif di segmen volume tinggi, terutama di pasar ponsel murah. Langkah ini juga menandakan perusahaan siap memanfaatkan momentum bila biaya produksi turun dan permintaan membaik.
Namun, target yang lebih tinggi tidak otomatis berarti pertumbuhan yang mulus, karena laporan lain menunjukkan pasar smartphone tetap sensitif terhadap biaya memori dan tekanan harga jual. Dengan kata lain, Xiaomi sedang bertaruh bahwa kondisi pasar akan lebih bersahabat dalam waktu dekat.

