Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Sabtu 15 Agustus 2026 di Aplikasi Cek Bansos
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada Agustus 2026. Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pengecekan status penerima bisa dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui aplikasi resmi Cek Bansos.
Artikel ini mengulas cara cek NIK KTP penerima bansos PKH dan BPNT per Sabtu, 15 Agustus 2026, lengkap dengan langkah-langkah, tips, dan informasi nominal bantuan terbaru.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap III (triwulan ketiga) berlangsung sepanjang Agustus 2026. Hingga awal Agustus, Kemensos melaporkan pencairan PKH sudah diterima lebih dari 7 juta KPM, sedangkan BPNT/sembako sudah cair ke lebih dari 12 juta KPM.
Program ini merupakan kelanjutan arahan Presiden Prabowo untuk tiga bulan (Juli–September 2026) dengan total 33,24 juta penerima dan anggaran Rp17,54 triliun.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT di Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat dapat memastikan apakah NIK KTP-nya terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT dengan mengikuti langkah berikut:
1. Unduh Aplikasi Cek Bansos
Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
Cari aplikasi “Cek Bansos” resmi dari Kementerian Sosial RI.
Unduh dan instal aplikasi tersebut.
2. Daftar/Login Akun
Buka aplikasi Cek Bansos.
Jika belum punya akun, lakukan pendaftaran dengan mengisi data diri sesuai KTP.
Jika sudah punya akun, langsung login.
3. Masuk ke Menu “Cek Bansos”
Setelah login, pilih menu “Cek Bansos”.
Isi data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
4. Masukkan NIK KTP
Ketik 16 digit NIK sesuai yang tertera di KTP.
Pastikan angka yang dimasukkan benar dan tidak ada yang terlewat.
5. Verifikasi dan Cari Data
Jawab pertanyaan verifikasi jika muncul.
Klik tombol “Cari Data”.
Tunggu hingga sistem memproses dan menampilkan hasil.
6. Baca Hasil Pengecekan
Jika NIK terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan:
Nama lengkap sesuai KTP
Usia
Jenis bantuan (PKH dan/atau BPNT)
Status penerimaan (YA/TIDAK)
Periode pencairan (misalnya Agustus 2026)
Jika tertulis “YA”, artinya NIK tersebut berhak menerima bansos pada periode berjalan. Jika “TIDAK”, berarti belum terdaftar sebagai penerima.
Alternatif: Cek Bansos via Website Kemensos
Selain aplikasi, masyarakat juga bisa mengecek melalui situs resmi:
Buka browser di HP atau laptop.
Akses https://cekbansos.kemensos.go.id.
Pilih data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
Ketik kode captcha yang muncul.
Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima bansos.
Nominal Bansos PKH dan BPNT 2026
Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung komponen yang diterima, antara lain:
Ibu hamil: Rp3 juta/tahun (Rp750.000 per tahap)
Anak usia dini: Rp3 juta/tahun (Rp750.000 per tahap)
Anak SD: Rp2,4 juta/tahun
Anak SMP: Rp3 juta/tahun
Anak SMA: Rp3,6 juta/tahun
Lansia dan penyandang disabilitas: Rp2,4 juta/tahun
Sementara BPNT/sembako umumnya diberikan dalam bentuk saldo e-warung atau beras sesuai ketentuan pemerintah.
Tips Penting Saat Cek Bansos
Pastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan KTP.
Gunakan koneksi internet stabil saat mengakses aplikasi atau website.
Jika data tidak muncul, coba refresh atau cek kembali beberapa saat kemudian.
Jika merasa berhak tapi tidak terdaftar, hubungi dinas sosial setempat atau gunakan fitur usul/sanggah di aplikasi Cek Bansos.

