Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Sabtu 8 Agustus 2026 di Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat dapat mengecek apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos) atau laman cekbansos.kemensos.go.id.
Aplikasi Cek Bansos tersedia di Google Play Store dan App Store. Berdasarkan keterangan resmi di Google Play, aplikasi tersebut dapat digunakan untuk melihat kepesertaan bantuan sosial, termasuk BPNT dan PKH, serta mengajukan usulan maupun sanggahan data penerima bansos.
Cara Cek NIK KTP di Aplikasi Cek Bansos
Berikut langkah-langkah mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT melalui aplikasi:
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store.
Pastikan aplikasi yang dipilih dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Buka aplikasi, kemudian login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran sesuai petunjuk aplikasi.
Pilih menu Cek Bansos.
Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP.
Isi data atau pertanyaan verifikasi yang diminta.
Tekan tombol Cari Data.
Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila NIK terdaftar, informasi yang muncul dapat mencakup nama penerima, jenis bantuan, status kepesertaan, serta periode penyaluran apabila datanya sudah tersedia.
Cara Cek Bansos Lewat Situs Resmi
Selain aplikasi, pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
Pilih opsi Pencarian Berdasarkan NIK.
Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
Ketik huruf kode atau captcha yang muncul.
Klik tombol Cari Data.
Periksa hasil pencarian yang ditampilkan.
Situs resmi Cek Bansos meminta pengguna memastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan KTP. Jika huruf kode kurang jelas, pengguna dapat memuat ulang kode tersebut sebelum menekan tombol pencarian.
Arti Status Penerima Bansos
Hasil pencarian pada aplikasi atau situs resmi dapat menunjukkan apakah NIK seseorang tercatat dalam data penerima manfaat. Jenis bantuan yang tercantum bisa berupa PKH, BPNT atau bantuan sembako, bergantung pada hasil pemutakhiran data dan penetapan pemerintah.
Perlu diketahui, munculnya data dalam sistem tidak selalu berarti bantuan sudah dapat langsung dicairkan. Penyaluran tetap mengikuti jadwal, mekanisme, dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing program.
Data penerima bansos pada laman resmi bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem tersebut juga menampilkan informasi desil, yaitu kelompok tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, pekerjaan, pendidikan, perumahan, daya listrik, dan kepemilikan aset.
NIK Tidak Terdaftar, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika NIK tidak ditemukan, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
Periksa kembali 16 digit NIK yang dimasukkan.
Pastikan data identitas sesuai dengan KTP dan data kependudukan.
Coba lakukan pengecekan kembali beberapa waktu kemudian.
Pastikan aplikasi Cek Bansos yang digunakan merupakan aplikasi resmi Kemensos.
Hubungi pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun pendamping sosial untuk meminta penjelasan.
Ajukan pembaruan atau usulan data melalui kanal resmi apabila memenuhi kriteria penerima bantuan.
Kemensos menjelaskan bahwa desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos berdasarkan kondisi nyata keluarga. Desil 1 sampai 4 atau 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan sembako.

