GIIAS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Optimisme Industri Otomotif Menguat
Penyelenggaraan GIIAS Surabaya tahun ini kembali menegaskan posisi Jawa Timur sebagai salah satu pasar kendaraan paling penting di Indonesia. Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyebut provinsi tersebut konsisten menempati peringkat ketiga secara nasional dalam kontribusi penjualan kendaraan.
Berdasarkan data hingga April 2026, Jawa Timur menyumbang 9,1 persen dari total penjualan kendaraan nasional. Selain itu, data Badan Pusat Statistik per 23 Februari 2026 mencatat Jawa Timur memiliki populasi mobil penumpang terbesar di Indonesia, yakni mencapai 5,58 juta unit. Potensi tersebut menjadi salah satu dasar GAIKINDO terus menghadirkan GIIAS di Surabaya selama satu dekade terakhir.
Area dan Peserta Bertambah
GIIAS Surabaya 2026 hadir dengan skala yang lebih luas. Panitia menambah satu hall baru di Grand City Convex sehingga total area pameran kini mencapai 15.000 meter persegi.
Sebanyak 37 merek kendaraan bermotor ikut serta dalam pameran ini, mencakup kendaraan penumpang, kendaraan komersial, dan sepeda motor. Kehadiran mereka juga didukung 25 merek dari industri pendukung otomotif. Tahun ini, GIIAS Surabaya mencatat partisipasi 14 merek baru, yang memperkaya pilihan produk dan teknologi bagi pengunjung.
Penjualan Otomotif Tunjukkan Tren Positif
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan optimisme terhadap pemulihan dan pertumbuhan industri otomotif nasional. Menurutnya, GIIAS merupakan salah satu pameran otomotif terbesar di dunia, bahkan disebut berada di posisi kedua setelah pameran sejenis di China.
Kinerja pasar otomotif sepanjang 2026 turut memperkuat optimisme tersebut. Penjualan mobil secara wholesales selama Januari hingga Juli 2026 mencapai 517.000 unit, tumbuh 18,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan ritel naik 12,3 persen menjadi 511.000 unit.
Dengan pertumbuhan tersebut, Kementerian Perindustrian optimistis penjualan kendaraan domestik sepanjang tahun ini dapat melampaui 850.000 unit. Angkanya bahkan berpeluang kembali mendekati satu juta unit, seperti yang pernah dicapai industri otomotif Indonesia pada masa pertumbuhan sebelumnya.
GIIAS Surabaya 2026 diharapkan bukan hanya menjadi ajang pamer kendaraan baru, tetapi juga mendorong transaksi, memperluas pemahaman masyarakat terhadap teknologi otomotif, serta menguatkan rantai industri otomotif nasional.

