IHSG Ditutup Melemah 0,06% ke Level 6.518, Saham Bank Besar Tetap Menguat

 

IHSG Ditutup Melemah 0,06% ke Level 6.518, Saham Bank Besar Tetap Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026 di zona merah. Meski demikian, saham-saham perbankan besar justru masih mencatatkan penguatan dan menopang pergerakan indeks di tengah tekanan sejumlah emiten lain.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 0,06% atau berada di level 6.518,12. Sepanjang perdagangan, indeks sempat bergerak di rentang 6.495,74 hingga 6.566,90.

Mayoritas Saham Melemah

IHSG Ditutup Melemah 0,06% ke Level 6.518, Saham Bank Besar Tetap Menguat
(Foto Saham BBRI dari Google Finansial)
Pergerakan pasar pada akhir pekan ini menunjukkan tekanan yang cukup luas. Tercatat sebanyak 348 saham ditutup melemah, sedangkan 290 saham menguat dan 325 saham stagnan.

Walaupun IHSG terkoreksi tipis, sejumlah saham dalam indeks LQ45 berhasil menguat. Penguatan dipimpin oleh PT Indika Energy Tbk. (INDY) yang naik 2,17% ke harga Rp2.830 per saham.

Berikut beberapa saham LQ45 yang menguat pada penutupan perdagangan:

Saham

Perubahan

Harga Penutupan

INDY

Naik 2,17%

Rp2.830

BBNI

Naik 1,89%

Rp3.780

CPIN

Naik 1,32%

Rp3.060

BBRI

Naik 1,27%

Rp3.190

BBTN

Naik 1,23%

Rp1.235

BBCA

Naik 1,17%

Rp6.475


Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI menjadi salah satu penguat utama dengan kenaikan 1,89%. Saham bank besar lain juga bergerak positif, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Saham yang Menekan IHSG

Di sisi lain, beberapa saham mengalami koreksi cukup dalam dan memberi tekanan terhadap IHSG. PT Indosat Tbk. (ISAT) tercatat sebagai saham dengan pelemahan terbesar di jajaran LQ45 setelah turun 3,07% ke Rp2.530 per saham.

Daftar saham yang melemah antara lain:

Saham

Perubahan

Harga Penutupan

ISAT

Turun 3,07%

Rp2.530

MBMA

Turun 2,63%

Rp555

AMRT

Turun 2,55%

Rp1.340

BUMI

Turun 2,06%

Rp190

UNTR

Turun 1,94%

Rp24.000

JPFA

Turun 1,81%

Rp2.170


Selain ISAT, pelemahan juga terjadi pada PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT United Tractors Tbk. (UNTR), hingga PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA).

Proyeksi Pergerakan IHSG

Sebelumnya, Tim Analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan, setelah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026 indeks melonjak 1,81% ke level 6.521,75. Kenaikan tersebut disebut didukung oleh peningkatan volume pembelian dan posisi indeks yang masih bertahan di atas MA20.

Secara teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian wave iv dari wave (c). Jika mengalami koreksi lanjutan, indeks diproyeksikan bergerak menuju area 6.290–6.394.

Sementara itu, apabila IHSG kembali menguat, indeks berpeluang menguji area 6.666. Adapun level support IHSG berada di kisaran 6.373 dan 6.272, sedangkan area resistance diperkirakan berada pada level 6.599 serta 6.705.

Pergerakan saham perbankan yang masih hijau menjadi salah satu perhatian pasar pada penutupan perdagangan hari ini. Namun, investor tetap perlu mencermati arah IHSG pada perdagangan berikutnya, terutama setelah indeks kembali gagal mempertahankan penguatan hingga akhir sesi.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Next Post Previous Post