IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus ke Level 6.408

IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus ke Level 6.408
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026, dibuka melemah 0,65 persen ke level 6.408,18, melanjutkan koreksi setelah dua hari berturut-turut ditutup menguat. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual di sejumlah saham lapis pertama, terutama di sektor energi, serta sentimen wait and see investor menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).

Pergerakan IHSG Pagi Ini

IHSG Hari Ini, Rabu 19 Agustus ke Level 6.408
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG dibuka di level 6.408,18 pada pukul 09.00 WIB, turun 41,56 poin dari penutupan Selasa (18/8) di 6.449,83.

Dalam beberapa menit pertama perdagangan, indeks langsung tertekan lebih dalam, sempat menyentuh level terendah 6.380,17 dan melemah hingga sekitar 1 persen.

Pada pukul 09.03–09.04 WIB, IHSG tercatat turun 65,61 poin atau 1,02 persen ke level 6.384,22.

Rentang pergerakan pagi ini berada di kisaran 6.380–6.415, dengan tekanan jual yang cukup kuat di menit-menit awal sesi.

Faktor Pendorong Penurunan

Beberapa faktor yang mendorong IHSG ke zona merah pagi ini:

Tekanan di saham energi: Sektor energi memimpin koreksi, dengan beberapa emiten besar seperti BYAN menjadi pemicu utama penurunan indeks.

Sentimen wait and see: Investor cenderung menahan diri menanti keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait BI Rate, serta mencermati risalah rapat FOMC The Fed dan dinamika geopolitik global.

Aliran dana asing: Sebelumnya, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar di Bursa Efek Indonesia, menambah tekanan pada indeks.

Sektor dan Saham yang Berpengaruh

Sektor energi menjadi penyumbang utama pelemahan IHSG, dengan beberapa saham batubara dan energi terbarukan mengalami koreksi signifikan.

Saham BYAN disebut sebagai salah satu penggerak utama penurunan indeks pagi ini, menyeret IHSG turun hingga 1 persen dalam waktu singkat.

Di sisi lain, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak lebih terbatas, dengan sebagian kecil masih mampu bertahan di zona hijau.

Proyeksi dan Level Kunci

Sebelum pembukaan, beberapa sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak sideways dengan rentang:

Support: 6.406 dan 6.363

Resistance: 6.448–6.510

Dengan pembukaan di 6.408 dan tekanan jual yang langsung muncul, level support 6.400–6.380 menjadi area krusial yang dicermati pelaku pasar.

IHSG hari ini, Rabu 19 Agustus 2026, memulai perdagangan dengan tekanan signifikan ke level 6.408 dan sempat turun lebih dalam ke area 6.380. Investor disarankan untuk cermati perkembangan BI Rate, aliran dana asing, serta dinamika saham-saham penggerak indeks, terutama di sektor energi, sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Next Post Previous Post