IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus ke Level 6.482

IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus ke Level 6.482
(Foto IHSG dari Google Finansial)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 6.482 pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Penguatan ini melanjutkan tren positif pada perdagangan terakhir setelah IHSG ditutup naik 1,59 persen ke posisi 6.401,89 pada Jumat, 14 Agustus 2026.

IHSG Menguat Setelah Libur HUT RI

IHSG dibuka menguat 46,94 poin atau 0,73 persen ke level 6.448,83 pada awal perdagangan Selasa. Dalam perkembangan berikutnya, indeks bergerak naik menuju level 6.482, mencerminkan optimisme investor terhadap pasar saham domestik.

Data awal perdagangan menunjukkan mayoritas saham berada di zona hijau. Pada pembukaan pasar, sebanyak 282 saham menguat, 184 saham melemah, sedangkan 497 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp452 miliar dengan volume perdagangan mencapai 844,6 juta saham.

Penguatan IHSG terjadi setelah Bursa Efek Indonesia kembali beroperasi usai libur dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Saham Penggerak IHSG

IHSG Hari Ini, Selasa 18 Agustus ke Level 6.482
(Foto Saham MEDC dari Google Finansial)
Sejumlah saham unggulan dari sektor energi dan komoditas menjadi pendorong utama penguatan indeks. Pada perdagangan pagi, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 3,42 persen ke Rp1.360.

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) turut menguat 2,42 persen ke Rp635, sedangkan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 2,21 persen ke Rp185. Selain itu, JPFA, DEWA, dan ANTM masing-masing tercatat menguat.

Berikut beberapa saham yang bergerak positif:

MEDC naik 3,42 persen ke Rp1.360.

BRMS naik 2,42 persen ke Rp635.

BUMI naik 2,21 persen ke Rp185.

JPFA naik 2,16 persen ke Rp2.370.

DEWA naik 1,78 persen ke Rp458.

ANTM naik 1,30 persen ke Rp3.110.

Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan. KLBF turun 1,88 persen ke Rp785, MIKA melemah 1,42 persen ke Rp1.735, dan ADRO turun 0,40 persen ke Rp2.520.

Sentimen Pasar Hari Ini

Pelaku pasar mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 18–19 Agustus 2026. Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.

Investor juga menunggu rilis data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia serta perkembangan pembahasan RAPBN 2027. Pemerintah sebelumnya menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun dan belanja negara Rp4.097,2 triliun, dengan defisit anggaran dijaga sebesar 2,40 persen terhadap produk domestik bruto.

Dari pasar global, sentimen investor masih dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Jepang dan China, arah kebijakan The Fed, serta ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi harga minyak dan nilai tukar.

Next Post Previous Post