iPhone Ultra Lipat Berpotensi Punya Biaya Ganti Layar Termahal
Apple dikabarkan tengah mempersiapkan iPhone lipat pertamanya yang sementara ini ramai disebut sebagai iPhone Ultra. Perangkat tersebut diprediksi hadir sebagai model premium dengan harga awal di atas 2.000 dolar AS atau sekitar Rp31 juta.
Namun, calon pembeli tampaknya tidak hanya perlu mempersiapkan dana besar untuk membeli perangkat. Biaya perbaikan layar dalam iPhone Ultra juga diperkirakan sangat mahal, bahkan dapat menembus lebih dari 1.000 dolar AS.
Estimasi Biaya Ganti Layar iPhone Ultra
Ricky Panesar, pendiri perusahaan perbaikan perangkat iCorrect, memperkirakan penggantian layar fleksibel bagian dalam iPhone Ultra dapat dibanderol sekitar 1.155 dolar AS. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp15.700 per dolar AS, nominalnya setara lebih dari Rp18 juta.
Angka tersebut masih berupa prediksi dan belum menjadi tarif resmi dari Apple. Pasalnya, Apple belum mengonfirmasi keberadaan iPhone Ultra, spesifikasi perangkat, maupun daftar biaya perbaikannya.
Meski begitu, estimasi itu menunjukkan bahwa iPhone lipat pertama Apple berpotensi memiliki biaya servis layar yang jauh lebih tinggi dibanding iPhone biasa.
Lebih Mahal dari Perbaikan Galaxy Z Fold
Biaya penggantian layar dalam iPhone Ultra disebut lebih mahal daripada ponsel lipat Samsung. Sebagai perbandingan, penggantian layar utama Galaxy Z Fold 8 diperkirakan berada di kisaran 772 dolar AS.
Perbedaan harga tersebut diduga berasal dari penggunaan panel OLED fleksibel buatan Samsung Display yang dipadukan dengan desain engsel khusus Apple. Komponen layar lipat memang memiliki struktur yang lebih rumit karena harus tetap tipis, fleksibel, dan tahan terhadap proses buka-tutup dalam jangka panjang.
Selain layar, komponen engsel juga dapat menjadi faktor yang membuat perbaikan perangkat lebih kompleks. Pada ponsel lipat, layar dalam dan engsel merupakan dua bagian paling krusial sekaligus paling mahal apabila mengalami kerusakan.
Harga Beli dan Perawatan Jadi Pertimbangan
Jika rumor harga awal di atas 2.000 dolar AS benar, iPhone Ultra akan menjadi salah satu iPhone termahal yang pernah dijual Apple. Pengguna pun perlu mempertimbangkan biaya kepemilikan jangka panjang, bukan hanya harga perangkat saat pertama dibeli.
Besarnya biaya penggantian layar membuat layanan perlindungan seperti AppleCare atau AppleCare+ berpotensi menjadi pertimbangan penting bagi calon pengguna. Namun, Apple juga belum mengungkap harga maupun cakupan perlindungan untuk perangkat lipat ini.
Dijadwalkan Tampil di Apple Event September
Apple telah menjadwalkan acara peluncuran produk bertajuk “Surprise and Shine” pada 9 September 2026. Dalam acara itu, perusahaan diperkirakan akan memperkenalkan sejumlah produk baru, termasuk seri iPhone generasi terbaru.
iPhone Ultra disebut berpeluang diperkenalkan dalam acara tersebut. Walau demikian, ada rumor yang menyebut perangkat lipat Apple baru akan mulai dijual pada Oktober 2026.
Sampai saat ini, nama iPhone Ultra juga belum dapat dipastikan. Apple bisa saja memakai nama lain ketika perangkat tersebut resmi diumumkan.
Ketahanan Layar dan Engsel Jadi Sorotan
Selain harga dan biaya perbaikan, ketahanan layar serta engsel akan menjadi perhatian utama pada iPhone Ultra. Sejumlah ponsel lipat generasi awal pernah menghadapi masalah, mulai dari lipatan layar yang terlihat jelas hingga panel fleksibel yang lebih rentan rusak dibanding layar biasa.
Apple perlu membuktikan bahwa desain layar dan engsel iPhone lipatnya cukup kuat untuk penggunaan harian. Jika daya tahannya tinggi dan dukungan perbaikannya jelas, iPhone Ultra bisa menjadi salah satu produk paling menarik dalam lini iPhone.
Namun, apabila estimasi biaya ganti layar hingga Rp18 juta benar, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan risiko perbaikan dan perlindungan perangkat sebelum memutuskan membeli iPhone Ultra.

