Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 14 Agustus 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.828
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pada Jumat, 14 Agustus 2026, bergerak di kisaran Rp 17.828–Rp 17.874 per USD, dengan rupiah mencatat penguatan tipis dibanding penutupan Kamis.
Ringkasan Pasar Hari Ini
Pembukaan (spot): Rp 17.874/USD, menguat 0,02% dari penutupan Kamis.
Perdagangan pagi (09.05 WIB): Rp 17.866/USD, naik 0,06%.
Siang hari: Rupiah menguat 0,08% ke Rp 17.845/USD.
Secara keseluruhan, rupiah menunjukkan penguatan marginal pada sesi Jumat ini.
Faktor Penggerak Kurs
Konsolidasi teknis: Pasar diperkirakan bergerak di rentang Rp 17.800–Rp 18.000 seiring antisipasi data ekonomi AS dan dinamika geopolitik.
Sentimen global: Ketegangan Iran–AS dan ekspektasi kebijakan The Fed sebelumnya memberi tekanan, namun hari ini mata uang regional (termasuk rupiah) cenderung perkasa terhadap dolar.
Faktor domestik: Fokus pada disiplin fiskal (defisit 2026 <3% dari PDB) dan rapat kebijakan Bank Indonesia yang menjadi sorotan setelah perubahan kepemimpinan turut memengaruhi ekspektasi pasar.
Acuan Kurs Terkait
JISDOR (BI): Kamis (13/8) tercatat di Rp 17.882/USD, menjadi acuan dekat dengan level perdagangan Jumat.
Kurs bank (BCA, 13/8): USD jual Rp 17.917, beli Rp 17.833, menggambarkan spread tipikal di level ini.
Implikasi Singkat
Importir: Penguatan tipis rupiah berpotensi sedikit meringankan biaya impor barang berdenominasi dolar.
Eksportir: Apresiasi marginal dapat menekan margin konversi pendapatan ekspor jika tidak diimbangi lindung nilai.
Investor/pebisnis: Konsolidasi di kisaran Rp 17.800–Rp 18.000 menuntut pemantauan data AS dan sinyal BI untuk arah selanjutnya.

