MDKA Borong Saham EMAS Hingga Kepemilikan Tembus 64 Persen
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 13 Agustus 2026, transaksi pembelian saham tersebut berlangsung pada 28 Juli hingga 12 Agustus 2026.
MDKA Tambah Kepemilikan Saham EMAS
| (Foto Saham EMAS dari Google Finansial) |
Ditujukan untuk Investasi Jangka Panjang
Manajemen MDKA menyatakan bahwa seluruh transaksi pembelian saham EMAS dilakukan untuk tujuan investasi jangka panjang. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung arah perkembangan bisnis EMAS.
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, menjelaskan bahwa pembelian saham tersebut sejalan dengan strategi perusahaan sebagai pemegang saham pengendali.
“Sebagai pemegang saham pengendali, MDKA memiliki kepentingan jangka panjang terhadap perkembangan EMAS. Pembelian saham ini merupakan bagian dari investasi MDKA dan sejalan dengan posisi kami sebagai pemegang saham pengendali EMAS,” kata Albert dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, MDKA memiliki kepentingan langsung terhadap ekspansi EMAS, khususnya dalam pengembangan bisnis pertambangan emas.
Fokus Kembangkan EMAS dan Tambang Emas Pani
MDKA akan terus memusatkan perhatian pada pengembangan aset-aset strategis yang dikelola melalui anak usahanya. Penguatan kepemilikan di EMAS diharapkan dapat mendukung struktur modal dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.
“Fokus utama tetap pada pengembangan EMAS dan Tambang Emas Pani untuk membangun operasi yang kuat dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham,” ujar Albert.
PT Merdeka Gold Resources Tbk saat ini mengoperasikan Tambang Emas Pani yang berada di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Tambang tersebut telah memasuki tahap produksi aktif dan kapasitas operasionalnya terus ditingkatkan secara bertahap.
Eksposur MDKA terhadap Komoditas Emas Meningkat
Penambahan saham EMAS membuat eksposur MDKA terhadap potensi ekonomi Tambang Emas Pani semakin besar. Aksi korporasi ini juga menunjukkan optimisme perseroan terhadap prospek industri emas dalam jangka panjang.
Dengan kepemilikan yang kini mencapai 64,013%, MDKA memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan arah strategis EMAS. Investor akan mencermati dampak peningkatan kepemilikan ini terhadap kinerja operasional, produksi emas, serta kontribusi EMAS terhadap kinerja konsolidasian MDKA.

