Pendapatan EMAS Melonjak Jadi US$ 30,9 Juta pada Semester I-2026
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) membukukan pendapatan sebesar US$30,9 juta sepanjang semester I-2026. Kinerja tersebut melonjak sekitar 369 kali lipat dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni US$83.786.
Lonjakan pendapatan emiten Grup Merdeka Copper Gold itu didorong kontribusi operasional komersial Tambang Emas Pani di Gorontalo. Produksi emas dari tambang tersebut mulai meningkat secara bertahap setelah produksi perdana dilakukan pada 14 Februari 2026.
Produksi Emas Pani Meningkat Tajam
Pada kuartal II-2026, Merdeka Gold Resources mencatatkan produksi emas sebanyak 15.594 ounce. Angka itu meningkat lebih dari delapan kali lipat dibandingkan produksi pada kuartal I-2026.
Dengan capaian tersebut, total produksi emas EMAS selama semester I-2026 mencapai 17.412 ounce.
Peningkatan produksi juga tercermin pada volume penjualan emas perseroan. Selama kuartal II-2026, penjualan emas mencapai 6.439 ounce, melonjak dari 516 ounce yang dicatatkan pada kuartal pertama tahun ini.
Kenaikan produksi dan penjualan tersebut turut memperkuat profitabilitas perusahaan. EMAS membukukan margin laba kotor sebesar 44 persen, sedangkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA tercatat sebesar US$17 juta.
Tambang Emas Pani Jadi Pendorong Utama
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, mengatakan semester I-2026 menjadi fase penting bagi perusahaan karena kontribusi Tambang Emas Pani mulai terlihat langsung dalam pertumbuhan pendapatan maupun EBITDA.
“Semester I-2026 menjadi periode penting bagi EMAS, seiring kontribusi Tambang Emas Pani mulai tercermin pada pendapatan dan EBITDA Perseroan. Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II-2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan,” ujar Boyke dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).
Ramp-up merupakan tahap peningkatan kapasitas operasi secara bertahap setelah fasilitas atau tambang mulai berproduksi. Dalam konteks Tambang Emas Pani, proses tersebut ditandai dengan peningkatan volume penambangan, pengolahan, serta penjualan emas selama kuartal II-2026.
Fokus Percepat Produksi pada Semester II-2026
Manajemen EMAS menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan operasional pada paruh kedua tahun ini. Perseroan berfokus mempercepat produksi, meningkatkan efisiensi operasional, serta melanjutkan tahapan pengembangan Tambang Emas Pani.
“Perseroan akan tetap berfokus pada percepatan produksi, peningkatan kinerja operasional, serta eksekusi fase pertumbuhan Tambang Emas Pani berikutnya,” kata Boyke.
Kinerja operasional EMAS pada semester II-2026 diproyeksikan terus meningkat seiring naiknya laju penambangan, volume penumpukan bijih atau stacking, serta perolehan emas melalui metode heap leach.
Selain itu, Merdeka Gold Resources tengah merampungkan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL). Konstruksi pad untuk fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
Kehadiran fasilitas CIL diharapkan dapat memperbesar kapasitas produksi emas dalam jangka panjang dan memperkuat peran Tambang Emas Pani sebagai aset utama pertumbuhan Merdeka Gold Resources.

