PGN Perluas Jaringan Gas Rumah Tangga di Tangerang Selatan
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Tangerang Selatan. Hingga Kamis, 13 Agustus 2026, panjang jaringan pipa gas yang telah dibangun PGN di wilayah tersebut mencapai 373 kilometer.
Infrastruktur perpipaan itu kini telah mengalirkan gas bumi kepada sekitar 11.000 pelanggan yang tersebar di 126 klaster. Pengembangan jargas tersebut menjadi bagian dari strategi PGN dalam memperkuat pasokan energi domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.
PGN Perkuat Kedaulatan Energi
Group Head City Gas Project PGN, Lebiner Sinaga, mengatakan pembangunan jaringan gas rumah tangga tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan memasak masyarakat. Menurutnya, jargas juga memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional.
“Jargas untuk rakyat. Jargas itu tidak hanya berbicara mengenai gas untuk memasak, tetapi juga menyangkut ketahanan energi. Gas bumi yang tersedia di dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Lebiner Sinaga, dikutip dari Investor Daily.
Melalui jaringan gas perpipaan, masyarakat dapat memperoleh bahan bakar yang berasal dari dalam negeri secara langsung. Peningkatan pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga juga diharapkan mampu menekan volume impor LPG nasional.
PGN menilai percepatan pembangunan jargas membutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Proyek ini termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam proses pelaksanaannya.
Perluasan Menjangkau Tangerang Selatan dan Kota Tangerang
PGN memastikan pembangunan jaringan gas akan terus dilanjutkan ke sejumlah wilayah lain di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang. Project Manager City Gas 2 PGN, Rudi Permadi, menyebut pihaknya segera memulai pembangunan jargas di beberapa lokasi baru.
“Kami akan terus membangun jargas di seluruh Indonesia. Khusus di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang ada kabar bahagia, yakni kami akan segera memulai pembangunan ke sejumlah lokasi di area tersebut,” kata Rudi.
Di Tangerang Selatan, perluasan jaringan pipa gas diprioritaskan untuk kawasan permukiman Bintaro Jaya. Beberapa klaster yang menjadi sasaran pembangunan meliputi:
Rajawali Residence.
Klaster Permata.
Klaster Griya Pipit.
Sementara itu, untuk wilayah Kota Tangerang, pembangunan jaringan gas berikutnya akan dipusatkan di Kecamatan Cipondoh.
Proyek Bintaro Layani Puluhan Ribu Sambungan
Infrastruktur jargas di kawasan Bintaro dirancang memiliki total panjang sekitar 352,8 kilometer. Jaringan tersebut terdiri atas 36,3 kilometer pipa induk yang mengarah ke Regulating System serta 315,9 kilometer pipa distribusi bertekanan rendah.
Proyek ini ditargetkan mampu melayani:
35.749 sambungan rumah tangga.
203 pelanggan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
38 pelanggan komersial.
Pengerjaan proyek tersebut dilakukan oleh anak usaha PGN, yaitu PT PGN Solution.
Kurangi Ketergantungan pada LPG Impor
Perluasan jaringan gas rumah tangga di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang diharapkan memberikan akses energi yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan tersedianya jaringan perpipaan, pelanggan dapat menggunakan gas bumi tanpa bergantung sepenuhnya pada distribusi LPG tabung.
Selain memperluas akses energi domestik, pembangunan jargas juga menjadi upaya PGN dalam mendukung pengurangan impor LPG. Pemanfaatan gas bumi dalam negeri untuk kebutuhan rumah tangga, UMKM, dan pelanggan komersial dinilai dapat membantu menciptakan sistem energi yang lebih mandiri.
PGN menargetkan pembangunan jargas terus berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Ekspansi tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur gas nasional sekaligus mendukung ketersediaan energi bagi masyarakat.

