Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Jumat, 7 Agustus 2026
IHSG diprediksi bergerak sideways hingga cenderung menguat terbatas pada Jumat (7/8/2026), dengan rentang pergerakan di kisaran 6.300–6.380, tergantung pada respons pasar terhadap data ekonomi AS malam harinya.
Sentimen Pasar dan Faktor Penentu
Sentimen Domestik
Musim Laporan Keuangan: Penerbitan laporan keuangan emiten semester I-2026 masih menjadi katalis utama yang dapat mendorong volatilitas selektif pada saham-saham tertentu.
Stabilitas Ekonomi Domestik: Kondisi makroekonomi Indonesia masih relatif stabil, dengan prospek inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga.
Sentimen Global
Data Tenaga Kerja AS (Non-Farm Payrolls): Publikasi data NFP dan tingkat pengangguran AS pada Jumat malam (7/8) waktu WIB berpotensi memicu volatilitas jangka pendek di pasar emerging market, termasuk Indonesia.
Ekspektasi Suku Bunga The Fed: Pasar masih menunggu konfirmasi arah kebijakan moneter AS, yang dapat memengaruhi aliran modal asing dan nilai tukar Rupiah.
Proyeksi Teknis IHSG
|
Indikator |
Level/Proyeksi |
|
Support |
6.150–6.250 (EMA50) |
|
Resistance |
6.300–6.380 |
|
Target Menguat |
6.400 (jika tembus EMA50 dengan volume tinggi) |
|
Skenario Sideways |
6.150–6.250 (jika gagal tembus EMA50) |
Rekomendasi Saham
| (Foto Saham EMAS dari Google Finansial) |
Strategi Trading
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

