Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis, 27 Agustus 2026
IHSG diperkirakan bergerak volatile dengan bias melemah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Setelah anjlok 1,48% ke 6.405,68 pada Rabu, pasar berpotensi menghadapi tekanan lanjutan akibat aksi jual yang meluas dan sikap hati-hati investor menjelang agenda demonstrasi di Jakarta.
Penutupan perdagangan sebelumnya
IHSG ditutup turun 95,98 poin pada level 6.405,68. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 118 saham menguat, 583 saham melemah, dan 89 saham stagnan—menunjukkan tekanan jual terjadi secara luas, bukan hanya pada beberapa saham berkapitalisasi besar.
Indeks sempat dibuka menguat di 6.507,14 dan mencapai level tertinggi 6.532, tetapi kemudian berbalik tajam hingga menutup perdagangan di area terendah hariannya. Pola ini mencerminkan dominasi penjual serta kegagalan IHSG mempertahankan momentum kenaikan di awal sesi.
Prediksi IHSG Kamis
Secara teknikal, area 6.400 menjadi level psikologis dan support terdekat yang perlu dipertahankan. Jika IHSG menembus dan menetap di bawah area tersebut, koreksi dapat berlanjut menuju kisaran 6.380. Sebaliknya, bila terjadi technical rebound, indeks perlu kembali di atas 6.450 untuk membuka peluang pemulihan terbatas.
|
Level teknikal |
Area pantauan |
|
Support terdekat |
6.400 |
|
Support berikutnya |
6.380 |
|
Resistance terdekat |
6.450 |
|
Resistance lanjutan |
6.500 |
Sebelum koreksi tajam Rabu, sejumlah analis telah menempatkan area 6.429–6.453 sebagai zona rawan koreksi jangka pendek. Karena penutupan kini berada di bawah rentang tersebut, investor sebaiknya tidak terburu-buru mengasumsikan pembalikan arah telah terjadi.
Sentimen domestik diperkirakan tetap menjadi fokus utama. Pemberitaan mengenai rencana demonstrasi pada 27 Agustus telah disebut sebagai salah satu faktor yang membuat investor lebih berhati-hati, di tengah perhatian terhadap stabilitas pasar dan keamanan.
Rekomendasi saham
| (Foto Saham ANTM dari Google Finansial) |
|
Saham |
Alasan dicermati |
Strategi |
|
ANTM |
Masuk daftar pilihan analis sebelumnya di tengah perhatian pasar pada
komoditas logam mulia |
Tunggu konfirmasi penguatan dan volume beli; hindari mengejar harga
saat gap up |
|
PTBA |
Sektor batu bara relatif defensif saat sentimen indeks melemah |
Pertimbangkan hanya bila mampu bertahan di atas support hariannya |
|
TINS |
Menjadi salah satu saham komoditas yang berulang kali masuk radar
analis |
Cocok untuk trading cepat dengan stop loss ketat |
|
PGAS |
Termasuk pilihan teknikal analis pada perdagangan sebelumnya |
Perhatikan respons harga terhadap tekanan jual pasar secara umum |
|
ADRO |
Direkomendasikan sejumlah analis sebagai saham trading pada sesi
sebelumnya |
Utamakan entry bertahap, bukan pembelian agresif |
ANTM, PTBA, TINS, dan PGAS sebelumnya direkomendasikan untuk dicermati oleh analis MNC Sekuritas, sementara ADRO juga muncul dalam daftar pilihan Pilarmas Investindo dan CGS International. Namun, rekomendasi tersebut dibuat sebelum penutupan IHSG Rabu yang turun tajam, karena itu, validitas entry perlu dievaluasi kembali sesuai harga pembukaan Kamis.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi pasar dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Risiko perdagangan tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, batas kerugian, serta rencana investasi masing-masing.

