Redmi K100 Pro Max Catat Penjualan 135% dari Pendahulunya
REDMI K100 Pro Max mencatatkan performa penjualan awal yang kuat di China. Dalam tujuh hari pertama penjualan, perangkat ini mencapai sekitar 135% dari penjualan Redmi K90 Pro Max pada periode yang sama, atau tumbuh sekitar 35% dibanding pendahulunya.
Penjualan Pro Max Melampaui Generasi Sebelumnya
Data RD Observation memperlihatkan hasil yang berbeda untuk dua perangkat di lini Redmi K100 Pro. Secara gabungan, Redmi K100 Pro dan K100 Pro Max mencatat penjualan sekitar 95% dari capaian awal seri Redmi K90.
Namun, Redmi K100 Pro Max menjadi pendorong utama. Model ini tercatat mencapai sekitar 135% dari penjualan Redmi K90 Pro Max dalam periode awal yang setara. Sementara itu, Redmi K100 Pro standar belum menyamai kinerja Redmi K90 pada periode yang sama.
Sebelumnya, REDMI juga mengumumkan bahwa penjualan hari pertama K100 Pro Max mencapai 150% dari Redmi K90 Pro Max. Angka tersebut berbeda dari data 135% karena memakai periode perhitungan yang berbeda: 150% merujuk pada hari pertama penjualan, sedangkan 135% menggambarkan performa setelah tujuh hari awal.
Spesifikasi Andalan
Redmi K100 Pro Max membawa spesifikasi kelas flagship, termasuk chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar OLED dengan refresh rate 185Hz, kamera utama 200MP, serta baterai besar berkapasitas 9.070mAh. Perpaduan performa, layar cepat, kamera beresolusi tinggi, dan kapasitas baterai besar menjadi nilai jual utama perangkat ini.
Harga Redmi K100 Pro Max
Di China, Redmi K100 Pro Max dijual mulai 4.499 yuan. Jika dikonversikan menggunakan kurs jual Bank Indonesia per 21 Agustus 2026, yakni 1 yuan setara Rp2.657,49, berikut estimasi harganya dalam rupiah.
|
Varian |
Harga China |
Estimasi harga rupiah |
|
12GB/256GB |
4.499 yuan |
sekitar Rp11,96 juta |
|
16GB/256GB |
4.899 yuan |
sekitar Rp13,02 juta |
|
12GB/512GB |
5.099 yuan |
sekitar Rp13,55 juta |
|
16GB/512GB |
5.499 yuan |
sekitar Rp14,61 juta |
|
16GB/1TB |
5.999 yuan |
sekitar Rp15,94 juta |
Estimasi tersebut hanya merupakan hasil konversi kurs dari harga China, bukan harga resmi Indonesia. Apabila Redmi K100 Pro Max dipasarkan secara resmi atau melalui jalur impor di Indonesia, harga akhirnya berpotensi lebih tinggi karena pajak, biaya distribusi, serta margin penjual.

