Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (5/8/2026), diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 1,37% ke level 6.319,61. Pada pembukaan sesi pagi, IHSG juga tercatat bergerak di zona hijau, menandakan sentimen pasar masih cukup positif.
Sejumlah analis menilai penguatan IHSG ditopang oleh sinyal teknikal yang masih sehat, meski pasar tetap mencermati rilis data ekonomi domestik dan arah sentimen global. Dalam proyeksi harian, area resistance IHSG disebut berada di rentang 6.370–6.400, sementara support berada di kisaran 6.250–6.260.
Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG dibuka menguat pada awal perdagangan 5 Agustus 2026, dengan level pembukaan di kisaran 6.330,07 hingga 6.338,59 menurut beberapa laporan pasar pagi. Pada menit-menit awal perdagangan, indeks sempat bergerak fluktuatif tetapi tetap bertahan di zona hijau, memperlihatkan minat beli investor masih dominan.
Secara teknikal, beberapa sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang menguji resistance 6.370–6.400. Namun, jika terjadi tekanan jual, indeks berpotensi menguji area support 6.250–6.260 atau bahkan lebih rendah di sekitar 6.201, tergantung kekuatan sentimen pasar sepanjang sesi perdagangan.
Rekomendasi Saham Hari Ini
| (Foto Saham TINS dari Google Finansial) |
TINS — buy, target Rp3.890–Rp4.020, stop loss di bawah Rp3.580.
BRMS — buy, target Rp605–Rp640, stop loss di bawah Rp520.
MEDC — buy, target Rp1.400–Rp1.440, stop loss di bawah Rp1.300.
TMPO — sell, target Rp125.
ANTM — masuk rekomendasi analis untuk dicermati hari ini.
EMAS — target harga Rp7.000–Rp7.100.
INDY — target harga Rp2.690–Rp2.830.
VKTR — target harga Rp760–Rp810.
BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, MDKA — direkomendasikan dalam daftar pilihan perdagangan oleh CGS International Sekuritas.
Sentimen yang Mempengaruhi Pasar
Pasar hari ini cenderung menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026, yang diperkirakan menjadi katalis berikutnya bagi pergerakan IHSG. Dari sisi sektoral, penguatan sebelumnya ditopang oleh saham-saham di sektor properti, barang baku, dan transportasi.
Selain itu, penguatan harga pada saham-saham tertentu seperti HRTA, EMTK, dan INCO di awal perdagangan juga menegaskan bahwa rotasi sektor masih berlangsung, sehingga peluang trading jangka pendek tetap terbuka bagi investor yang selektif.
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

