Update Harga Bitcoin dan Solana di $63.478, pada Kamis 13 Agustus 2026
| (Foto Harga Bitcoin dari Coinamarketcap) |
Ringkasan Pasar Kripto 13 Agustus 2026
Bitcoin (BTC): Turun tipis sekitar 0,20% dalam 24 jam terakhir dan melemah 1,72% dalam sepekan, diperdagangkan di level US$63.518 (sekitar Rp1,13 miliar per BTC dengan kurs Rp17.830/USD).
Solana (SOL): Bergerak menguat tipis, dengan harga terkini sekitar US$75,53–US$76,50 (naik sekitar 0,6% dalam 24 jam dan 4,1% dalam 7 hari terakhir).
Ethereum (ETH): Terkoreksi tipis 0,12% dalam 24 jam, diperdagangkan di kisaran US$1.878.
Stablecoin: USDT dan USDC relatif stabil di sekitar US$0,9988–US$0,9998.
Detail Harga Bitcoin (BTC)
Berdasarkan data CoinMarketCap yang dikutip Liputan6, Bitcoin turun 0,20% dalam 24 jam terakhir dan melemah 1,72% selama tujuh hari terakhir. Saat ini, BTC berada di level US$63.518, atau sekitar Rp1,13 miliar per koin dengan asumsi kurs Rp17.830 per dolar AS.
Dalam analisis harian, Bitcoin diperdagangkan dalam rentang sempit setelah sempat menyentuh puncak mingguan di atas US$65.000 pada awal Agustus, lalu terkoreksi ke kisaran US$63.500–US$64.000 seiring tekanan jual dari miner dan kehati-hatian makro jelang rilis data inflasi AS.
Detail Harga Solana (SOL)
| (Foto Harga Solana dari Coinmarketcap) |
Konteks Pasar dan Sentimen
Pasar kripto pada 13 Agustus 2026 berada dalam mode wait-and-see jelang rilis data inflasi AS (CPI) yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed. Bitcoin sempat mengalami tekanan dari kombinasi faktor:
Aliran keluar (outflow) dari ETF Bitcoin AS setelah beberapa hari berturut-turut mencatat inflow kuat
Penjualan Bitcoin oleh perusahaan publik (MicroStrategy/Strategy) yang menambah tekanan supply
Kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi kembali meningkat
Sementara itu, Solana mendapat dukungan dari sentimen altcoin yang lebih positif dan akumulasi institusional yang mulai kembali masuk ke pasar kripto secara selektif.

