Acer Predator Atlas 7 Resmi Meluncur dengan Layar 120Hz dan Baterai 80Wh

Acer Predator Atlas 7 Resmi Meluncur dengan Layar 120Hz dan Baterai 80Wh
Acer memperluas lini handheld gaming berbasis Windows dengan meluncurkan Predator Atlas 7 di ajang IFA 2026, Berlin. Perangkat ini menawarkan layar 7 inci 120Hz, prosesor Intel Arc G3 Extreme, serta baterai berkapasitas hingga 80Wh.

Predator Atlas 7 hadir sebagai alternatif yang lebih ringkas dari Predator Atlas 8 berukuran 8 inci. Meski membawa bodi lebih kecil, Acer tetap membekalinya dengan komponen performa tinggi dan sistem pendingin dua kipas.

Spesifikasi Acer Predator Atlas 7

Acer Predator Atlas 7 memiliki layar sentuh IPS-level berukuran 7 inci dengan resolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel dan rasio aspek 16:9. Layar tersebut mendukung refresh rate 120Hz serta Variable Refresh Rate (VRR), sehingga mampu menampilkan pergerakan yang lebih halus ketika bermain gim.

Spesifikasi layarnya meliputi:

Kecerahan hingga 500 nits.

Cakupan warna 100 persen sRGB dan 75 persen Adobe RGB.

Dukungan 10-point multi-touch.

Perlindungan Corning Gorilla Glass Victus.

Lapisan DXC untuk mengurangi pantulan cahaya.

Tempered glass tambahan di dalam paket penjualan.

Untuk dapur pacu, Predator Atlas 7 menggunakan prosesor Intel Arc G3 Series. Varian tertinggi mengandalkan Intel Arc G3 Extreme yang dipadukan dengan grafis Intel Arc B390. Acer juga menyediakan konfigurasi dengan Intel Arc G3 dan grafis Intel Arc B370, tergantung wilayah pemasaran.

Perangkat ini menjalankan Windows 11 Home dan memiliki RAM LPDDR5x hingga 24GB dengan kecepatan 7.467 MT/s. Penyimpanan internalnya mencapai 1TB menggunakan SSD PCIe Gen4 NVMe pada slot M.2 2280 standar, sehingga pengguna memiliki opsi untuk mengganti atau meningkatkan kapasitas penyimpanan.

Baterai Besar dan Pendingin Dua Kipas

Acer Predator Atlas 7 Resmi Meluncur dengan Layar 120Hz dan Baterai 80Wh
Salah satu daya tarik utama Predator Atlas 7 adalah baterainya. Acer menyediakan konfigurasi dengan baterai 80Wh, kapasitas yang tergolong besar untuk handheld gaming berlayar 7 inci.

Model dengan baterai 80Wh memiliki bobot di bawah 750 gram. Sementara itu, versi dengan baterai 60Wh memiliki bobot di bawah 700 gram. Pilihan tersebut memungkinkan pengguna menentukan prioritas antara daya tahan baterai dan portabilitas.

Untuk menjaga suhu perangkat, Acer menggunakan sistem pendingin dua kipas. Salah satunya merupakan Predator AeroBlade berbahan logam dengan 89 bilah kipas setebal 0,1 milimeter, sedangkan kipas lainnya menggunakan material plastik.

Sistem tersebut turut dilengkapi teknologi Vortex Flow yang mengarahkan udara panas keluar dari bodi melalui saluran internal bersudut. Acer mengklaim kipas AeroBlade mampu meningkatkan aliran udara hingga 10 persen dibandingkan kipas plastik dalam pengujian internal perusahaan.

Project DualPlay Mini Ikut Dipamerkan

Selain Predator Atlas 7, Acer memperkenalkan Project DualPlay Mini sebagai perangkat konsep. Perangkat ini menggabungkan fungsi handheld gaming dengan laptop mini dalam bodi berukuran 8 inci.

Project DualPlay Mini menggunakan mekanisme flip-and-swivel. Dalam mode handheld, perangkat dapat digunakan seperti konsol portabel dengan kontrol fisik. Layar kemudian dapat diputar untuk menampilkan keyboard backlit tersembunyi di bagian belakang bodi.

Harga dan Ketersediaan

Acer Predator Atlas 7 dijadwalkan meluncur di wilayah EMEA mulai November 2026. Untuk Amerika Utara, perangkat ini akan tersedia pada kuartal keempat 2026.

Acer belum mengumumkan harga resmi Predator Atlas 7. Harga, konfigurasi, dan ketersediaan perangkat kemungkinan akan berbeda di setiap negara.

Sementara itu, Predator Atlas 8 yang berukuran lebih besar dijadwalkan mulai tersedia di Amerika Utara dan EMEA pada September 2026.


 

Next Post Previous Post