Bitcoin Turun di Bawah $80.000, Ekspektasi Suku Bunga Fed dan Harga Minyak Jadi Pemicu


Bitcoin Turun di Bawah $80.000, Ekspektasi Suku Bunga Fed dan Harga Minyak Jadi Pemicu

Bitcoin kembali terkoreksi dan jatuh ke bawah level psikologis $80.000 pada perdagangan Senin, didorong oleh kombinasi ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (Fed) AS serta lonjakan harga minyak akibat ketegangan geopolitik.

Ringkasan Pergerakan Harga

Bitcoin Turun di Bawah $80.000, Ekspektasi Suku Bunga Fed dan Harga Minyak Jadi Pemicu
(Foto Harga Bitcoin dari TradingView)
Bitcoin diperdagangkan di kisaran $79.381,99, turun sekitar 0,5% dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya, BTC sempat menembus $82.000 pekan lalu dan mencetak level tertinggi lebih dari tiga bulan di $82.178,6 pada Kamis, sebelum tertekan setelah rilis data ketenagakerjaan AS pada Jumat.

Faktor Pendorong Penurunan

1. Data Ketenagakerjaan AS Menguat, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Naik

Data非农 AS (non-farm payrolls) Agustus menunjukkan penambahan 162.000 lapangan kerja, hampir tiga kali lipat dari ekspektasi ekonom, dengan tingkat pengangguran stabil di 4,1%.

Pasar kini memperhitungkan probabilitas sekitar 60% bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 15–16 September, naik dari 49% sebelum data dirilis (CME FedWatch).

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti Bitcoin, sekaligus memperketat kondisi likuiditas global—tekanan klasik bagi aset spekulatif.

2. Harga Minyak Melonjak, Sentimen Risiko Tertekan

Harga minyak mentah Brent naik ke sekitar $97 per barel pada Senin, dipicu ketegangan militer AS–Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah.

Militer AS melaporkan telah menyerang tiga kapal tanker minyak Iran pada Sabtu, setelah Iran menargetkan kapal Angkatan Laut AS dengan rudal balistik.

Lonjakan harga energi cenderung memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendorong investor mengurangi eksposur ke aset berisiko tinggi, termasuk kripto.

Apa yang Dipantau Pasar Selanjutnya?

Investor kini menunggu data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan Fed selanjutnya:

Indeks Harga Produsen (PPI) dirilis Kamis.

Indeks Harga Konsumen (CPI) dirilis Jumat.

Pembacaan inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi kebijakan moneter lebih ketat, yang berpotensi menekan Bitcoin lebih lanjut.

Arus Masuk ETF Bitcoin Masih Memberi Penyangga

Meski terjadi koreksi, permintaan institusional tetap terlihat:

ETF bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar $1 miliar pada pekan lalu, menurut data SoSoValue.

Ini menunjukkan bahwa di tengah volatilitas jangka pendek, minat institusi terhadap eksposur Bitcoin melalui produk teregulasi masih terjaga.

Insiden Keamanan Liquid Network: Eksploitasi $320 Juta

Di sisi infrastruktur, jaringan Liquid (layer penyelesaian terkait Bitcoin) menghentikan transaksi baru setelah sekitar $320 juta dalam bitcoin ditarik dari dompet federasinya dalam sebuah eksploitasi keamanan.

Sekitar 4.000 dari 4.200 bitcoin di dompet tersebut telah diambil, menurut unggahan Liquid Network di X.

Penarikan dilakukan melalui SideSwap, platform penyelesaian yang berwenang memfasilitasi transaksi di jaringan tersebut.

Pelaku menyebut diri sebagai “peretas white-hat yang mengaku”, namun identitas dan motifnya masih belum jelas.

Sejumlah bursa menangguhkan setoran dan penarikan token LBTC (Liquid Bitcoin) sementara insiden diselidiki.

Pergerakan Altcoin Hari Ini

Sentimen berhati-hati juga terlihat di pasar altcoin:

Ethereum (ETH): naik tipis 0,2% ke $2.499,78.

XRP: turun 0,79% ke $1,4053.

Solana (SOL): melemah 1,1%.

Cardano (ADA): naik 1,1%.

BNB: turun 0,79%.

Dogecoin (DOGE): naik 1,3% di antara token meme.

Kesimpulan

Penurunan Bitcoin di bawah $80.000 terutama dipicu oleh kombinasi faktor makro: data ketenagakerjaan AS yang kuat yang mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, serta lonjakan harga minyak akibat ketegangan geopolitik AS–Iran.

Di tengah tekanan jangka pendek, arus masuk ETF dan minat institusional masih menjadi penyangga, sementara insiden keamanan di Liquid Network menambah dimensi risiko infrastruktur yang perlu diwaspadai pelaku pasar.

Bagi trader dan investor, data inflasi AS (PPI dan CPI) pada akhir pekan ini akan menjadi katalis berikutnya yang dapat mengarahkan sentimen kripto, baik ke arah pemulihan maupun tekanan lebih lanjut.

Next Post Previous Post