Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Minggu 27 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

 

Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Minggu 27 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada Minggu, 27 September 2026, menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP.

Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial atau aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Informasi yang ditampilkan dapat mencakup status kepesertaan, jenis bantuan, serta keterangan desil penerima manfaat.

Cara cek lewat aplikasi Cek Bansos

Berikut langkah-langkah untuk memeriksa status penerima PKH dan BPNT melalui aplikasi:

Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.

Pastikan aplikasi yang dipilih mencantumkan pengembang Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Buka aplikasi, lalu buat akun jika belum memiliki akun.

Masukkan data kependudukan sesuai KTP dan selesaikan proses verifikasi.

Login menggunakan akun yang telah terdaftar.

Pilih menu Cek Bansos atau menu pencarian penerima manfaat.

Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.

Klik tombol Cari Data.

Periksa hasil pencarian yang muncul pada layar.

Jika data terdaftar, sistem akan menampilkan informasi kepesertaan bansos, termasuk keterangan apakah NIK tersebut tercatat sebagai penerima PKH atau BPNT.

Cara cek melalui situs resmi Kemensos

Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Minggu 27 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Selain aplikasi, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id

Langkahnya sebagai berikut:

Buka situs Cek Bansos Kemensos melalui browser di HP atau komputer.

Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.

Ketik kode huruf atau CAPTCHA yang tampil di layar.

Jika kode kurang jelas, tekan tombol penyegaran untuk mendapatkan kode baru.

Klik Cari Data.

Tunggu sampai hasil pencarian ditampilkan.

Portal resmi tersebut mengarahkan pengguna untuk memasukkan NIK sesuai KTP dan kode verifikasi sebelum melakukan pencarian data.

Arti hasil pengecekan

Hasil pencarian dapat menampilkan beberapa informasi berikut:

Nama dan data penerima manfaat.

Status terdaftar atau tidak terdaftar sebagai penerima bansos.

Jenis bantuan yang diterima, seperti PKH atau BPNT.

Keterangan desil kesejahteraan.

Status penyaluran bantuan apabila datanya telah tersedia.

Apabila kolom bantuan PKH atau BPNT menunjukkan keterangan “Ya”, NIK tersebut tercatat sebagai penerima bantuan sesuai data yang tersedia. Sebaliknya, keterangan “Tidak” atau notifikasi tidak terdaftar menunjukkan bahwa data tersebut belum tercatat sebagai penerima pada sistem pencarian.

Jika NIK tidak ditemukan

NIK yang tidak ditemukan belum tentu berarti seseorang tidak memenuhi syarat bantuan. Beberapa penyebab yang mungkin terjadi antara lain:

Data NIK atau identitas dimasukkan tidak sesuai KTP.

Data kependudukan belum diperbarui.

Nama atau data keluarga berbeda dengan yang tercatat dalam administrasi.

Data penerima masih dalam proses pemutakhiran.

Kuota atau status kepesertaan bantuan berubah.

Masyarakat dapat memastikan kembali penulisan NIK, mencoba pencarian beberapa saat kemudian, atau meminta bantuan pemerintah desa/kelurahan dan dinas sosial setempat untuk melakukan verifikasi data.

Next Post Previous Post