Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Sabtu 26 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Sabtu 26 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat mengecek apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Sabtu, 26 September 2026. Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau laman resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.

Cara cek melalui aplikasi

Berikut langkah-langkah mengecek status penerima bansos menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos:

Unduh aplikasi Cek Bansos resmi melalui Google Play Store atau App Store.

Buka aplikasi, kemudian lakukan pendaftaran akun apabila belum memiliki akun.

Lengkapi data yang diminta, seperti NIK, nomor Kartu Keluarga, nama sesuai KTP, alamat, dan data pendukung lainnya.

Lakukan verifikasi akun sesuai petunjuk aplikasi.

Login menggunakan akun yang telah terdaftar.

Pilih menu Cek Bansos.

Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit dengan benar.

Tekan tombol Cari Data.

Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

Hasil pengecekan dapat memuat identitas penerima manfaat, jenis bantuan yang diterima, keterangan desil, serta status kepesertaan PKH atau BPNT.

Cara cek melalui situs resmi

Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT, Sabtu 26 September 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Selain aplikasi, masyarakat juga dapat menggunakan situs resmi Cek Bansos Kemensos dengan langkah berikut:

Buka laman cekbansos.kemensos.go.id

Masukkan NIK sesuai KTP.

Ketik huruf kode atau CAPTCHA yang muncul.

Jika kode tidak terbaca, tekan tombol refresh untuk menampilkan kode baru.

Klik Cari Data.

Periksa hasil pencarian yang ditampilkan sistem.

Jika data terdaftar, sistem akan menampilkan informasi penerima manfaat dan status bantuan yang tersedia. Apabila data tidak ditemukan, layar dapat menampilkan keterangan bahwa tidak terdapat peserta atau penerima manfaat sesuai data yang dimasukkan.

Arti status penerima

Masyarakat perlu memperhatikan keterangan yang muncul pada hasil pencarian. Status “Ya” pada bagian PKH atau BPNT menunjukkan bahwa NIK tercatat sebagai penerima bantuan sesuai data yang tersedia dalam sistem.

Sementara itu, status “Tidak” atau keterangan data tidak ditemukan berarti NIK belum tercatat sebagai penerima pada periode tersebut. Namun, hasil ini tetap dapat dipengaruhi oleh pembaruan data, perbedaan penulisan identitas, atau proses verifikasi administrasi.

Penyaluran PKH dan BPNT Triwulan III 2026 mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2026. Karena itu, masyarakat dapat memeriksa kembali statusnya secara berkala melalui kanal resmi Kemensos.

Jika NIK tidak terdaftar

Apabila NIK tidak terdaftar sebagai penerima bansos, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:

Pastikan 16 digit NIK telah dimasukkan tanpa salah angka.

Periksa kesesuaian nama, alamat, dan data keluarga dengan dokumen kependudukan.

Pastikan aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi resmi Kemensos.

Hubungi pemerintah desa atau kelurahan untuk menanyakan proses pemutakhiran data.

Sampaikan usulan atau sanggahan melalui fitur yang tersedia di aplikasi Cek Bansos.

Lakukan pengecekan ulang setelah data diperbarui.

Masyarakat sebaiknya tidak memberikan NIK, foto KTP, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal. Pengecekan bansos dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dan situs resmi Kemensos, bukan melalui tautan yang meminta biaya administrasi.

Catatan: hasil pencarian pada aplikasi atau situs resmi merupakan rujukan status data penerima yang tersedia saat pengecekan. Kepastian pencairan tetap mengikuti jadwal dan mekanisme penyaluran yang ditetapkan pemerintah.

Next Post Previous Post