CSMI Balik Arah, Sahamnya Melompat 21,84 Persen

CSMI Balik Arah, Sahamnya Melompat 21,84 Persen

Saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) melonjak 21,84 persen ke level Rp212 pada sesi I perdagangan Senin (21/9/2026). Kenaikan tersebut terjadi setelah saham perseroan anjlok 20,91 persen sepanjang pekan sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan, saham CSMI mencatat volume transaksi mencapai 121,74 juta saham dengan frekuensi 12.692 kali. Nilai transaksi saham emiten restoran tersebut mencapai sekitar Rp25 miliar hingga pertengahan sesi perdagangan.

Fokus Kembangkan NWS Chicken

PT Cipta Selera Murni Tbk sebelumnya dikenal sebagai pengelola jaringan restoran Texas Chicken di Indonesia. Namun, perseroan mengakhiri kerja sama dengan Cajun Global LLC sejak 14 Maret 2023 sehingga tidak lagi menggunakan merek Texas Chicken.

Kini, CSMI mengembangkan merek restoran baru bernama NWS Chicken. Manajemen menyampaikan bahwa perseroan saat ini mengoperasikan empat outlet yang tersebar di wilayah Jawa dan Sumatera.

Perseroan juga masih mengurus pendaftaran merek NWS Chicken. Proses tersebut menghadapi kendala karena adanya kesamaan nama dengan merek lain. Manajemen berupaya menyelesaikan persoalan tersebut agar pendaftaran merek dapat berjalan sesuai ketentuan.

Pendapatan Naik, Rugi Masih Membebani

Dari sisi kinerja keuangan, CSMI membukukan penjualan sebesar Rp853,99 juta pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp815,83 juta.

Meski penjualan tumbuh, perseroan masih mencatat rugi bersih sebesar Rp923,90 juta. CSMI juga mencatat akumulasi kerugian sebesar Rp69,48 juta per 30 Juni 2026.

Manajemen menjelaskan, kerugian terutama dipengaruhi oleh tingginya beban operasional, penyesuaian biaya bahan atau jasa, serta investasi ekspansi yang belum sepenuhnya mampu dikompensasi oleh pendapatan.

“Perseroan saat ini masih dalam tahap stabilisasi beban usaha dan pengembangan pasar. Terdapat biaya-biaya tetap dan investasi jangka pendek yang masih membebani struktur margin perusahaan,” jelas manajemen CSMI.

Strategi Efisiensi dan Ekspansi Bertahap

CSMI Balik Arah, Sahamnya Melompat 21,84 Persen
(Foto Saham CSMI dari Google Finansial)
Ke depan, perseroan akan berfokus pada peningkatan produktivitas outlet, efisiensi biaya operasional, serta evaluasi pembukaan cabang baru. CSMI juga membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis untuk mendukung kelangsungan usaha.

Manajemen menyatakan bahwa ekspansi outlet akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kinerja operasional yang berjalan dan kondisi pasar. Hingga saat ini, jumlah serta lokasi outlet baru belum ditetapkan secara final.

“Fokus perseroan adalah menjaga kesinambungan operasional, meningkatkan pendapatan, dan melakukan efisiensi,” tutur manajemen CSMI.

Dengan demikian, lonjakan saham CSMI pada awal pekan ini terjadi di tengah upaya perseroan melakukan stabilisasi bisnis dan mengembangkan merek baru. Namun, investor tetap perlu mencermati kondisi fundamental perusahaan, terutama kemampuan perseroan meningkatkan penjualan, menekan beban operasional, dan mengurangi kerugian.
Next Post Previous Post