IHSG Hari Ini, Jumat 4 September ke Level 6.660
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 4 September 2026, dibuka menguat dan sempat menembus level 6.704 sebelum berbalik melemah terbatas ke kisaran 6.660–6.668 pada sesi siang.
Ringkasan Pergerakan IHSG 4 September 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Faktor Penggerak Pasar Hari Ini
Beberapa sentimen yang disebut mendorong volatilitas IHSG hari ini:
Aksi investor asing: Kemarin tercatat net buy sekitar Rp1,07 triliun, dengan fokus pada saham perbankan besar (seperti BBCA, BMRI), yang turut menopang indeks.
Sentimen global: Penguatan Wall Street dan rebound bursa Asia memberi angin positif, meski ada kekhawatiran eksternal seperti dinamika geopolitik dan inflasi global yang masih membayangi.
Teknikal: Analis mencatat IHSG telah breakout di atas resistance 6.650, dengan area resisten berikutnya di kisaran 6.700–6.720 dan support di 6.620–6.650.
Proyeksi dan Level Kunci yang Dipantau
Sejumlah sekuritas memberikan proyeksi rentang pergerakan untuk Jumat ini:
Phintraco Sekuritas: Memproyeksikan IHSG berpeluang menguji 6.705–6.760, dengan pivot sekitar 6.650 dan support 6.600.
MNC Sekuritas: Melihat peluang lanjutan penguatan ke 6.681–6.714, namun mengingatkan potensi koreksi jangka pendek ke 6.649–6.669.
Level psikologis: Area 6.700 menjadi level penting; penetrasi konsisten di atasnya bisa membuka ruang uji lebih tinggi, sementara gagal bertahan di atas 6.650–6.660 berpotensi memicu konsolidasi lebih dalam.
Saham-Saham yang Jadi Sorotan
Berita hari ini menyorot beberapa penggerak dan saham yang aktif:
Saham perbankan besar disebut sebagai motor penguatan kemarin dan tetap jadi perhatian karena bobotnya terhadap indeks.
Beberapa media merangkum rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini, termasuk nama-nama di indeks LQ45 dan saham dengan momentum teknikal menarik.
Di sisi lain, terdapat saham yang justru mentok ARA meski IHSG melemah, menunjukkan selektivitas pasar.
Apa Artinya bagi Investor?
Trader jangka pendek: Perhatikan reaksi IHSG di sekitar 6.650–6.670 sebagai area krusial; gagal bertahan bisa memicu uji support lebih rendah, sementara rebound dari area ini berpotensi menguji kembali 6.690–6.700.
Investor jangka menengah-panjang: Fokus pada fundamental emiten, terutama sektor yang diuntungkan oleh arus modal asing dan kondisi makro domestik, sambil tetap waspada terhadap risiko eksternal.

