IHSG Hari Ini, Kamis 24 September ke Level 6.324

IHSG Hari Ini, Kamis 24 September ke Level 6.324
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 24 September 2026, dibuka melemah dan sepanjang sesi I bergerak tertekan hingga menyentuh level terendah di kisaran 6.324. 

Pelemahan ini terjadi setelah IHSG pada Rabu (23/9) ditutup menguat kuat 1,56% di level 6.374,91.

Pergerakan IHSG Sesi I

IHSG Hari Ini, Kamis 24 September ke Level 6.324
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG dibuka di level 6.364,97, turun 9,93 poin atau 0,16% dari penutupan sebelumnya.

Beberapa menit setelah pembukaan, indeks langsung tertekan lebih dalam, bergerak di rentang 6.331–6.368.

Pada pukul sekitar 09.08–09.19 WIB, IHSG tercatat melemah hingga 0,31–0,63%, berada di level 6.334–6.338.

Sepanjang sesi I, tekanan jual mendorong IHSG mendekati area support 6.320–6.340, dengan beberapa laporan mencatat indeks sempat menyentuh level terendah harian intraday di sekitar 6.324.

Secara teknikal, analis menyebut area 6.320–6.340 sebagai support penting yang sedang diuji pada sesi pagi ini.

Faktor Pemicu Pelemahan

Beberapa faktor yang membebani IHSG pada sesi I Kamis ini:

Koreksi Wall Street: Indeks saham AS melemah pada perdagangan Rabu malam waktu AS, menekan sentimen risiko global.

Bursa Asia Variatif: Pergerakan campuran di bursa Asia membuat investor cenderung wait and see.

Tekanan pada Saham Perbankan & LQ45: Saham-saham bank besar dan beberapa emiten LQ45 seperti INDY, DEWA, dan BUMI masuk dalam daftar top losers, ikut menekan indeks.

Lonjakan Imbal Hasil US Treasury: Kenaikan yield obligasi pemerintah AS membuat aset berisiko seperti saham kurang menarik bagi sebagian investor.

Sektor & Saham yang Tertekan

Sektor bahan baku tercatat sebagai sektoral dengan pelemahan terdalam pada sesi pagi ini.

Beberapa saham LQ45 yang menjadi top losers antara lain:

INDY (Indika Energy)

DEWA (Darma Henwa)

BUMI (Bumi Resources)

Di sisi lain, meski IHSG tertekan, terdapat beberapa saham yang justru menguat tajam, bahkan ada yang mencapai ARA (Auto Rejection Atas).

Outlook Sesi II

Analis memperkirakan IHSG hari ini bergerak dalam rentang 6.250–6.450, dengan kecenderungan melanjutkan rebound jika level support 6.320–6.340 berhasil bertahan. Jika tekanan jual berlanjut dan support tersebut jebol, potensi koreksi lebih dalam ke area 6.300 atau lebih rendah tetap terbuka.

Fokus investor pada sesi II kemungkinan masih pada:

Perkembangan sentimen global pasca-FOMC

Aliran dana asing (net buy/sell)

Pergerakan saham-saham big caps perbankan dan energi.

Next Post Previous Post