IHSG Hari Ini, Kamis 24 September ke Level 6.324
Pelemahan ini terjadi setelah IHSG pada Rabu (23/9) ditutup menguat kuat 1,56% di level 6.374,91.
Pergerakan IHSG Sesi I
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Faktor Pemicu Pelemahan
Beberapa faktor yang membebani IHSG pada sesi I Kamis ini:
Koreksi Wall Street: Indeks saham AS melemah pada perdagangan Rabu malam waktu AS, menekan sentimen risiko global.
Bursa Asia Variatif: Pergerakan campuran di bursa Asia membuat investor cenderung wait and see.
Tekanan pada Saham Perbankan & LQ45: Saham-saham bank besar dan beberapa emiten LQ45 seperti INDY, DEWA, dan BUMI masuk dalam daftar top losers, ikut menekan indeks.
Lonjakan Imbal Hasil US Treasury: Kenaikan yield obligasi pemerintah AS membuat aset berisiko seperti saham kurang menarik bagi sebagian investor.
Sektor & Saham yang Tertekan
Sektor bahan baku tercatat sebagai sektoral dengan pelemahan terdalam pada sesi pagi ini.
Beberapa saham LQ45 yang menjadi top losers antara lain:
INDY (Indika Energy)
DEWA (Darma Henwa)
BUMI (Bumi Resources)
Di sisi lain, meski IHSG tertekan, terdapat beberapa saham yang justru menguat tajam, bahkan ada yang mencapai ARA (Auto Rejection Atas).
Outlook Sesi II
Analis memperkirakan IHSG hari ini bergerak dalam rentang 6.250–6.450, dengan kecenderungan melanjutkan rebound jika level support 6.320–6.340 berhasil bertahan. Jika tekanan jual berlanjut dan support tersebut jebol, potensi koreksi lebih dalam ke area 6.300 atau lebih rendah tetap terbuka.
Fokus investor pada sesi II kemungkinan masih pada:
Perkembangan sentimen global pasca-FOMC
Aliran dana asing (net buy/sell)
Pergerakan saham-saham big caps perbankan dan energi.

