IHSG Hari Ini, Rabu 23 September ke Level 6.305
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (23/9/2026). IHSG sukses kembali menembus level psikologis 6.300 dan berada di kisaran 6.305, naik sekitar 0,45% dibanding posisi penutupan kemarin di level 6.277,04.
Ringkasan Pergerakan Pasar
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Pembukaan: 6.297,95
Rentang Pergerakan Harian: 6.253,74 – 6.325,47
Perubahan: +0,45% (+28,17 poin)
IHSG sempat mengalami penekanan pada awal perdagangan hingga menyentuh level terendah harian di 6.253,74. Namun, aksi beli investor (khususnya technical rebound) berhasil menopang laju indeks kembali ke zona hijau hingga bertengger di kisaran 6.305 menjelang penutupan sesi I.
Pemicu Utama Penguatan
Aksi Technical Rebound
Setelah terkoreksi cukup dalam pada Selasa (22/9) sebesar 1,69%, indikator teknikal menunjukkan kondisi oversold yang membuka ruang pemulihan jangka pendek bagi saham-saham blue chip.
Wait and See RDG Bank Indonesia
Fokus utama pelaku pasar hari ini tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Konsensus pasar memproyeksikan BI akan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Sinyal stabilitas nilai tukar dari BI menjadi kunci penentu arah pergerakan pasar saham selanjutnya.
Stabilisasi Rupiah & Sentimen Regional
Nilai tukar rupiah bergerak melandai di kisaran Rp17.852 per dolar AS. Di saat bersamaan, sebagian besar bursa saham Asia menguat terdorong kenaikan sektor teknologi regional.
Penggerak Sektor & Saham Pilihan
Sektor barang konsumen non-primer dan tambang menjadi penopang utama IHSG pada perdagangan pagi hingga siang. Sebaliknya, sektor energi dan kesehatan masih tertahan di zona merah.
Top Gainers LQ45: PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
Saham Radar Analis: PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dicermati untuk peluang buy on weakness.
Prospek & Rekomendasi Teknikal
Para analis memperkirakan IHSG masih akan bergerak volatil dengan ruang konsolidasi:
Level Support: 6.200 – 6.250
Level Resistance: 6.370 – 6.410
Jika hasil RDG BI memberikan kepastian positif bagi pasar keuangan, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance. Namun, investor disarankan tetap waspada terhadap risiko fluktuasi harga minyak global dan yield US Treasury.

