Investor Asing Catat Net Sell Rp216,24 Miliar di Sesi I, ANTM Paling Banyak Dilepas

Investor Asing Catat Net Sell Rp216,24 Miliar di Sesi I, ANTM Paling Banyak Dilepas

Investor asing membukukan tekanan jual bersih (net sell) sebesar Rp216,24 miliar pada perdagangan sesi pertama Bursa Efek Indonesia, Senin (21/9/2026), dengan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi emiten yang paling banyak dilepas.

Ringkasan Aliran Dana Asing

Foreign buy: Rp1,45 triliun

Foreign sell: Rp1,67 triliun

Net foreign sell: Rp216,24 miliar (hingga penutupan sesi pertama)

Data ini bersumber dari Mirae Asset Sekuritas dan mencerminkan dinamika awal pekan di tengah volatilitas pasar domestik.

Saham dengan Net Foreign Buy Terbesar

Investor Asing Catat Net Sell Rp216,24 Miliar di Sesi I, ANTM Paling Banyak Dilepas
(Foto Saham COIN dari Google Finansial)
Meski secara agregat asing berada dalam posisi jual bersih, beberapa saham justru mencatat pembelian bersih signifikan:

COIN: Rp29,55 miliar

TPIA: Rp29,14 miliar

TINS: Rp23,42 miliar

BBRI: Rp19,05 miliar

BULL: Rp18,11 miliar

IRSX: Rp14,71 miliar

PTRO: Rp13,65 miliar

Pola ini menunjukkan selektivitas asing: mereka mengurangi eksposur di beberapa blue chip, namun tetap menambah posisi di saham-saham tertentu yang dianggap menarik secara valuasi atau prospek sektoral.

Saham dengan Net Foreign Sell Terbesar

Di sisi jual, tekanan paling kuat terjadi pada:

ANTM: Rp100,62 miliar (terbesar)

BMRI: Rp79,91 miliar

TLKM: Rp53,47 miliar

BBCA: Rp50,77 miliar

ADRO: Rp17,13 miliar

MDKA: Rp16,73 miliar

INCO: Rp12,04 miliar

Dominasi jual di ANTM—hampir setengah dari total net sell asing—menjadi sorotan utama, terutama mengingat bobotnya di indeks dan sensitivitasnya terhadap harga komoditas logam.

Implikasi bagi Pasar

Aksi jual asing yang terfokus pada sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti ANTM, BMRI, TLKM, dan BBCA berpotensi memberi tekanan jangka pendek pada IHSG, meski aliran masuk ke saham lain (misalnya COIN, TPIA, TINS) menahan penurunan lebih dalam. Posisi net foreign masih dapat berubah hingga penutupan sesi kedua, sehingga investor disarankan memantau kelanjutan aliran dana asing sepanjang hari.

 

Next Post Previous Post