Jasa Marga Targetkan Tol Probolinggo–Banyuwangi Beroperasi Awal 2027
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi siap dioperasikan pada awal 2027, dengan fokus penyelesaian pada ruas Paiton–Besuki yang masih menjalani uji laik fungsi dan operasi (ULFO).
Target Operasional dan Progres Konstruksi
Manajemen Jasa Marga menyampaikan kepastian target operasional infrastruktur penunjang di Jawa Timur tersebut dalam acara Public Expose virtual pada Rabu (9/9/2026). Saat ini, persiapan operasional terpusat pada ruas Paiton–Besuki yang tengah menjalani ULFO dengan progres konstruksi tercatat 92,66 persen.
Sementara itu, pekerjaan fisik pada dua segmen lainnya yaitu ruas Gending–Kraksaan dan Kraksaan–Paiton telah rampung 100 persen. Secara keseluruhan, seluruh segmen tol sepanjang 49,68 km (Probolinggo–Situbondo Barat) ditargetkan siap beroperasi pada kuartal I 2027.
“Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 km yaitu Probolinggo-Situbondo Barat telah selesai dan saat ini proses ULFO untuk ruas Paiton-Besuki sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan operasional yang direncanakan pada awal 2027,” ungkap Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati.
Proyek Tol Lain yang Sedang Dikebut Jasa Marga
Selain Tol Probolinggo–Banyuwangi, Jasa Marga juga tengah merampungkan sejumlah ruas tol strategis lainnya:
Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan: Pembangunan jalur Setu–Sadang masih berlangsung sebagai bagian dari pengayaan kapasitas koridor Jakarta–Cikampek.
Tol Akses Patimban: Proyek sepanjang 14 km ini menggunakan skema Viability Gap Funding (VGF) atau dukungan kelayakan finansial dari pemerintah, dengan target operasi pada 2028.
Tol Jogja–Bawen: Penuntasan pekerjaan terfokus pada ruas Yogyakarta–Banyurejo. Jasa Marga dijadwalkan melaksanakan Profesional Hand Over (PHO) pada akhir September 2026 setelah pekerjaan lapangan selesai.
Segmen SS Ambarawa Junction Bawen: Sudah memasuki tahap ULFO dengan target penggunaan pada akhir 2026.
Tol Jogja–Solo: Pengoperasian komersial telah berjalan di ruas Kartosuro–Prambanan, sementara pengerjaan fisik masih berlanjut untuk ruas Prambanan–Maguwoharjo serta Trianggo Junction Sleman dengan target pengoperasian bertahap pada 2027.
“Perseroan menargetkan agar dapat dioperasikan di tahun 2028,” jelas Ari Respati terkait Tol Akses Patimban.
“Target pengoperasian secara bertahap di 2027,” pungkasnya untuk Tol Jogja–Solo.
Implikasi bagi Konektivitas Jawa Timur–Bali
Tol Probolinggo–Banyuwangi menjadi mata rantai penting dalam koridor jalan tol Trans-Jawa bagian timur yang menghubungkan Surabaya–Banyuwangi, sekaligus memangkas waktu tempuh menuju Bali. Dengan beroperasinya ruas ini pada awal 2027, mobilitas barang dan penumpang di ujung timur Jawa diharapkan semakin lancar, terutama pada periode arus balik liburan dan long weekend.
Bagi pengguna jalan, kelengkapan ruas ini juga diproyeksikan mengurangi kemacetan di jalur nasional yang selama ini menjadi alternatif utama, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi lokal di sepanjang koridor Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi.

