Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Jumat, 4 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Jumat, 4 September 2026

IHSG diprediksi melanjutkan tren positif dengan potensi rebound ke area 6.650–6.700 pada Jumat, 4 September 2026, didorong sentimen global yang membaik dan aliran dana asing yang kembali masuk. Namun, investor perlu waspada terhadap volatilitas menjelang rilis data tenaga kerja AS (NFP) yang dapat mempengaruhi arah pasar.

Ringkasan Pasar Hari Ini (Kamis, 3 September 2026)

IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 1,09% atau 72,11 poin ke level 6.667,89 pada perdagangan Kamis (3/9). Penguatan ini ditopang oleh sentimen positif dari bursa Asia, penurunan yield US Treasury, dan aksi beli asing yang tercatat masuk sebesar ratusan miliar rupiah, terutama di saham-saham big caps seperti BMRI dan CPIN.

Secara teknikal, IHSG berhasil menembus resistance di area 6.650 dan kini bergerak mendekati level 6.700. Support terdekat berada di kisaran 6.600–6.620, sementara resistance berikutnya ada di 6.700–6.750.

Faktor yang Mempengaruhi IHSG Jumat Ini

Data NFP AS: Investor akan mencermati rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat malam waktu Indonesia. Data ini dapat mempengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan memicu volatilitas di pasar emerging market, termasuk Indonesia.

Aliran Dana Asing: Masuknya dana asing pada Kamis menjadi sinyal positif. Jika tren ini berlanjut, IHSG berpotensi melanjutkan reli.

Sektor Penopang: Sektor transportasi, energi, dan CPO diperkirakan masih menjadi penopang utama penguatan IHSG.

Kondisi Global: Sentimen positif dari bursa Asia dan penurunan yield obligasi AS turut mendukung optimisme investor lokal.

Prediksi IHSG Jumat, 4 September 2026

Berdasarkan analisis teknikal dan sentimen pasar, IHSG diprediksi akan bergerak dalam rentang 6.620–6.720 pada Jumat ini. Skenario bullish dapat terjadi jika IHSG berhasil bertahan di atas 6.650 dan menembus 6.700, dengan target berikutnya di 6.750. Sebaliknya, jika terjadi tekanan jual akibat data NFP yang kurang mendukung, IHSG berpotensi mengalami koreksi ke area support 6.600–6.620.

Strategi yang disarankan adalah buy on weakness pada saham-saham fundamental kuat saat IHSG mendekati support, serta mengambil profit pada saham yang sudah naik tajam jika IHSG mendekati resistance 6.700–6.720.

Rekomendasi Saham Jumat, 4 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Jumat, 4 September 2026
(Foto Saham BMRI dari Google Finansial)

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan oleh berbagai sekuritas untuk diperdagangkan pada Jumat ini:

1. JARR (Jaya Agra Energi Tbk)

Katalis: Momentum positif di sektor energi dan kinerja emiten yang solid.

2. GULA (Gula Putih Mataram Tbk)

Katalis: Harga komoditas gula yang stabil dan permintaan domestik yang kuat.

3. ARTO (Bank Jago Tbk)

Katalis: Ekspansi bisnis digital banking dan peningkatan transaksi pengguna.

4. MDKA (Merdeka Copper Gold Tbk)

Katalis: Harga emas dan tembaga yang menguat, serta produksi yang terus meningkat.

5. BMRI (Bank Mandiri Tbk)

Katalis: Kinerja keuangan yang solid dan menjadi favorit aliran dana asing.

6. CPIN (Charoen Pokphand Indonesia Tbk)

Katalis: Permintaan produk pangan yang stabil dan ekspansi kapasitas produksi.

Strategi Trading Jumat Ini

Fokus pada saham dengan katalis jelas: Pilih emiten yang memiliki berita positif atau kinerja fundamental kuat.

Hindari chasing harga: Jangan mengejar saham yang sudah naik terlalu cepat tanpa dasar fundamental yang jelas.

Gunakan stop loss ketat: Mengingat potensi volatilitas dari data NFP, disiplin dalam cut loss sangat penting.

Monitor aliran asing: Jika asing terus masuk, saham-saham big caps seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan TLKM bisa menjadi pilihan aman.

IHSG berpotensi melanjutkan tren positif pada Jumat, 4 September 2026, dengan target 6.700–6.720 jika sentimen global tetap mendukung. 

Namun, investor perlu waspada terhadap volatilitas dari data NFP AS yang dapat memicu koreksi singkat. Strategi buy on weakness pada saham fundamental kuat dan disiplin dalam manajemen risiko menjadi kunci sukses trading di pekan ini.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan analisis mandiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Next Post Previous Post