Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 29 September 2026
IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan bias melemah pada awal pekan ini, berada dalam rentang support 6.160–6.200 dan resistance 6.360–6.450, setelah penutupan pekan lalu di level 6.241,89.
Kondisi Pasar Terkini
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Faktor yang Mempengaruhi
Beberapa katalis yang perlu dicermati investor:
Arus dana asing: Tekanan jual asing masih dominan, sehingga rebound teknis bisa terbatas.
Nilai tukar rupiah: Pergerakan rupiah terhadap dolar AS masih volatil dan berpotensi memengaruhi sentimen pasar.
Harga komoditas: Fluktuasi harga komoditas global, terutama logam dan energi, dapat memengaruhi emiten sektor sumber daya.
Risiko global: Ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan bank sentral utama masih menjadi faktor eksternal yang memengaruhi pasar emerging market termasuk Indonesia.
Rekomendasi Saham
| (Foto Saham ENRG dari Google Finansial) |
Saham Pilihan Kiwoom Sekuritas
|
Kode Saham |
Emiten |
|
MDKA |
Merdeka Copper Gold |
|
INCO |
Vale Indonesia |
|
ANTM |
Aneka Tambang |
|
BBRI |
Bank Rakyat Indonesia |
|
BBNI |
Bank Negara Indonesia |
|
JSMR |
Jasa Marga |
|
MTEL |
Dayamitra Telekomunikasi |
|
KLBF |
Kalbe Farma |
|
JPFA |
Japfa Comfeed |
|
PANI |
Pantai Indah Kapuk |
Saham Pilihan MNC Sekuritas
|
Kode Saham |
Emiten |
|
COIN |
Indokripto Koin Semesta |
Saham Pilihan Phintraco & Sekuritas Lain
|
Kode Saham |
Emiten |
|
ENRG |
Energi Mega Persada |
|
INET |
Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. |
|
VKTR |
VKTR Teknologi Mobilitas |
|
TAPG |
Triputra Agro Persada |
|
TINS |
Timah |
|
PTRO |
Petrosea |
Strategi Trading
Penutup
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

