Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 29 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 29 September 2026

IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan bias melemah pada awal pekan ini, berada dalam rentang support 6.160–6.200 dan resistance 6.360–6.450, setelah penutupan pekan lalu di level 6.241,89.

Kondisi Pasar Terkini

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 29 September 2026
(Foto IHSG dari Google Finansial)
Per penutupan Jumat, 26 September 2026, IHSG tercatat di level 6.241,89, turun 3,09% dalam sepekan terakhir. Investor asing mencatatkan net sell jumbo sebesar Rp 4,39 triliun sepanjang pekan ini, yang turut menekan indeks.

Secara teknikal, beberapa analis memperkirakan:

Kiwoom Sekuritas: IHSG bergerak dalam rentang support 6.160 dan resistance 6.360 pada perdagangan awal pekan.

MNC Sekuritas: IHSG masih rawan melanjutkan koreksi dengan support 6.029 dan resistance 6.551.

Vibiznews: IHSG berpeluang mencoba rebound dari area oversold walau tren masih bearish, dengan support 6.201 dan 6.029 serta resistance 6.451 dan 6.553.

Faktor yang Mempengaruhi

Beberapa katalis yang perlu dicermati investor:

Arus dana asing: Tekanan jual asing masih dominan, sehingga rebound teknis bisa terbatas.

Nilai tukar rupiah: Pergerakan rupiah terhadap dolar AS masih volatil dan berpotensi memengaruhi sentimen pasar.

Harga komoditas: Fluktuasi harga komoditas global, terutama logam dan energi, dapat memengaruhi emiten sektor sumber daya.

Risiko global: Ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan bank sentral utama masih menjadi faktor eksternal yang memengaruhi pasar emerging market termasuk Indonesia.

Rekomendasi Saham

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 29 September 2026
(Foto Saham ENRG dari Google Finansial)
Berdasarkan analisis teknikal dari beberapa sekuritas, berikut saham-saham yang masuk radar untuk dipantau:

Saham Pilihan Kiwoom Sekuritas

Kode Saham

Emiten

MDKA

Merdeka Copper Gold

INCO

Vale Indonesia

ANTM

Aneka Tambang

BBRI

Bank Rakyat Indonesia

BBNI

Bank Negara Indonesia

JSMR

Jasa Marga

MTEL

Dayamitra Telekomunikasi

KLBF

Kalbe Farma

JPFA

Japfa Comfeed

PANI

Pantai Indah Kapuk


Saham Pilihan MNC Sekuritas

Kode Saham

Emiten

COIN

Indokripto Koin Semesta


Saham Pilihan Phintraco & Sekuritas Lain

Kode Saham

Emiten

ENRG

Energi Mega Persada

INET

Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.

VKTR

VKTR Teknologi Mobilitas

TAPG

Triputra Agro Persada

TINS

Timah

PTRO

Petrosea


Strategi Trading

Mengingat kondisi pasar yang masih volatil dengan bias melemah, beberapa strategi yang bisa dipertimbangkan:

Wait and see untuk posisi baru, tunggu konfirmasi rebound di area support 6.160–6.200.

Accumulate on weakness untuk saham blue chip dengan fundamental kuat jika terjadi koreksi lebih dalam.

Trading jangka pendek pada saham-saham dengan momentum teknikal positif seperti ENRG, MDKA dan COIN.

Cut loss disiplin jika level support kunci (6.029–6.160) tembus ke bawah.

Penutup

Dengan IHSG yang masih dalam tren korektif dan tekanan jual asing yang signifikan, investor disarankan untuk selektif dalam memilih saham dan menjaga manajemen risiko yang ketat. Fokus pada saham dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi untuk mengurangi risiko volatilitas pasar.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Next Post Previous Post