Roblox Perkenalkan Fitur AI “Build” Lebih Luas dan Izinkan Game Dimainkan di Luar Platform

 

Roblox Perkenalkan Fitur AI “Build” Lebih Luas dan Izinkan Game Dimainkan di Luar Platform

Roblox mengumumkan sejumlah fitur baru di Roblox Developer Conference (RDC) 2026, termasuk ekspansi alat pembuat game berbasis AI dan opsi agar game bisa dimainkan di luar aplikasi Roblox. Langkah ini menandai strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan konten kreator sekaligus memudahkan proses pembuatan game.

Baca Juga: Kode Redeem Roblox Terbaru September 2026: Klaim Item Gratis

Ekspansi Fitur AI “Build” untuk Kreator

Roblox memperluas fitur generatif AI bernama “Build” yang memungkinkan pengguna membuat game hanya dengan mengetik prompt bahasa alami. Awalnya hanya tersedia di Selandia Baru, kini “Build” hadir juga untuk pengguna di Serbia dan Singapura. 

Selain itu, fitur ini kini dapat diakses dari desktop, dilengkapi perpustakaan aset baru, serta kontrol iteratif untuk menyempurnakan hasil generasi. Menjelang akhir tahun, Roblox juga akan menambahkan fitur pembuatan scene berbasis prompt yang terintegrasi ke Roblox Studio.

Game Bisa Dimainkan di Luar Aplikasi Roblox

Roblox Perkenalkan Fitur AI “Build” Lebih Luas dan Izinkan Game Dimainkan di Luar Platform

Salah satu pengumuman terbesar adalah kemampuan bagi kreator untuk mendistribusikan game mereka sebagai aplikasi mandiri (standalone) di perangkat mobile, PC, dan konsol, dengan Roblox sebagai engine di belakangnya. 

Artinya, pemain tidak lagi wajib membuka aplikasi Roblox untuk menikmati game tertentu. Pada akhir 2026, pengguna bahkan bisa bergabung ke game langsung melalui browser hanya dengan mengklik tautan.

NPC Lebih Pintar dan Mode Offline

Roblox juga memperkenalkan kemampuan baru untuk NPC (non-player character), termasuk NPC yang dapat melakukan playtest terhadap game buatan kreator. Kreator juga bisa menambahkan mode offline pada game mereka, sehingga pemain tetap bisa bermain meski koneksi internet lemah atau terputus.

Fitur Sosial dan Penemuan Konten

Untuk pengalaman sosial, Roblox menambahkan tab chat “Friends” yang mengikuti pemain saat berpindah game, lengkap dengan dukungan voice typing. Di sisi penemuan konten, algoritma baru akan merekomendasikan game berdurasi pendek untuk pengguna lebih muda, dan game dengan sesi bermain lebih panjang untuk pengguna yang lebih dewasa.

Dukungan untuk Game 2D dan Monetisasi Avatar

Melalui engine-nya, Roblox kini mendukung pembuatan game 2D dengan kamera ortografik, wadah gambar animasi, serta impor sprite-sheet langsung untuk animasi. Di feed vertikal “Moments”, pemain nantinya bisa mengetuk avatar dalam klip video dan langsung membeli item terkait.

Dompet dan Kartu Roblox untuk Kreator

Sejak 2013, pembuat game di Roblox telah menghasilkan lebih dari 5 miliar dolar AS, dengan 1,7 miliar dolar di antaranya didapat dalam 12 bulan terakhir. Untuk memudahkan pengelolaan pendapatan, Roblox meluncurkan “Roblox Wallet” yang memungkinkan kreator menerima pembayaran dalam uang nyata setiap akhir hari kerja, serta mentransfer dana ke rekening bank. 

Layanan ini bekerja sama dengan Airwallex dan awalnya tersedia untuk pengguna berusia 18+ di AS, dengan rencana ekspansi global. Roblox juga mengisyaratkan peluncuran “Roblox Card” pada tahun depan, yang bisa digunakan untuk berbelanja di merchant yang menerima kartu tersebut.

Penutup

Pengumuman di RDC 2026 menunjukkan Roblox tidak hanya berfokus menarik pemain ke dalam platform, tetapi juga memperluas ekosistem agar game buatan kreator dapat diakses lebih luas, sambil menurunkan hambatan pembuatan konten lewat AI. Bagi kreator Indonesia, ini bisa menjadi peluang untuk menjangkau audiens global dengan alat yang semakin mudah dan fleksibel.

Next Post Previous Post