Transaksi QRIS BSI Capai Rp5,7 Triliun hingga Agustus 2026

 

Transaksi QRIS BSI Capai Rp5,7 Triliun hingga Agustus 2026

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat total transaksi QRIS mencapai lebih dari 90 juta transaksi dengan nilai Rp5,7 triliun hingga Agustus 2026. Pertumbuhan ini didukung oleh perluasan jaringan merchant di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga periode tersebut, BSI telah melayani lebih dari 604.000 merchant QRIS di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut tumbuh 17 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara itu, jumlah merchant aktif mengalami lonjakan sebesar 106 persen yoy.

Transaksi Digital Terus Tumbuh

SEVP Digital Banking BSI M. Misbahul Munir mengatakan, pertumbuhan transaksi QRIS menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan pembayaran.

Menurutnya, pelaku usaha perlu menyesuaikan diri dengan pergeseran kebutuhan konsumen yang semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran nontunai.

“Perilaku pembeli, terutama cara membayarnya, berubah. Pedagangnya juga harus siap berubah. Jangan sampai wisatawan datang ke Beringharjo dengan smartphone di tangan, tetapi pedagang belum memiliki pilihan pembayaran digital yang mudah dan praktis,” ujar Munir pada Senin (14/9/2026).

BSI menilai digitalisasi pembayaran menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, termasuk di pusat perdagangan tradisional dan kawasan wisata.

Dorong Digitalisasi Pasar Beringharjo

Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan ekosistem pembayaran digital BSI adalah Pasar Beringharjo di Yogyakarta. Pasar ikonik tersebut memiliki sekitar 5.000 pedagang yang melayani kebutuhan masyarakat lokal maupun wisatawan.

BSI juga telah melayani lebih dari 23.000 merchant QRIS di wilayah Yogyakarta. Perluasan layanan tersebut diharapkan dapat membantu pedagang menerima pembayaran secara lebih praktis sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap transaksi digital.

“Beringharjo adalah ikon utama Yogyakarta. Jika Beringharjo bergerak, ekosistem ekonomi di sekitarnya ikut bergerak. Karena itu, kami ingin mengajak pedagang Beringharjo terus bertumbuh di era ekonomi digital,” kata Munir.

BSI Perkenalkan BYOND Merchant

Untuk memperkuat ekosistem digital bagi pelaku usaha, BSI memperkenalkan aplikasi BYOND Merchant by BSI. Aplikasi ini dirancang untuk membantu merchant mengelola transaksi operasional harian dengan lebih cepat, aman, dan efisien.

Melalui layanan tersebut, pedagang tidak hanya mendapatkan fasilitas untuk menerima pembayaran QRIS. Merchant juga dapat memperoleh dukungan dalam mengelola aktivitas bisnis dan keuangan.

“Pedagang tidak hanya membutuhkan alat untuk menerima pembayaran. Mereka membutuhkan partner yang bisa menemani perjalanan bisnisnya. Mulai dari transaksi, mengelola keuangan, mendapatkan pembiayaan, sampai menyiapkan masa depan,” ujar Munir.

BSI berharap penguatan layanan QRIS dan kehadiran BYOND Merchant dapat mempercepat transformasi digital pelaku usaha, khususnya pedagang pasar dan sektor UMKM di berbagai daerah.

Next Post Previous Post