BYD Capai 110 Ribu Unit Kendaraan Energi Baru di Pasar Indonesia
BYD mencatat telah ada 110 ribu kendaraan energi baru (NEV) miliknya yang beredar di jalanan Indonesia. Pencapaian ini disampaikan Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd. sekaligus General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, saat peluncuran teknologi Flash Charging di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Menurut Liu, angka tersebut menunjukkan tingginya dukungan konsumen Indonesia terhadap produk dan teknologi kendaraan energi baru yang dikembangkan BYD. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemilik kendaraan BYD di Tanah Air.
“Kami merasakan dukungan konsumen Indonesia terhadap teknologi New Energy Vehicle ini. Jalan-jalan di Indonesia sudah ada 110 ribu kendaraan energi baru BYD. Saya ingin berterima kasih setulus-tulusnya kepada 110 ribu pemilik kendaraan BYD,” ujar Liu.
Respons Pasar terhadap PHEV
Untuk memperluas pilihan konsumen, BYD memperkenalkan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) DM di Indonesia pada Mei 2026. Produk tersebut diklaim mendapat respons positif dalam tiga bulan pertama setelah diluncurkan.
Liu menyebut penyerahan unit M6 DM kepada konsumen Indonesia telah mencapai ribuan unit. “Tim saya menginformasikan bahwa dalam tiga bulan ini kami telah menyerahkan lebih dari 4.000 unit M6 DM kepada konsumen Indonesia,” ujarnya.
Jaringan Penjualan Diperluas
Selain mengembangkan produk, BYD terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan menyatakan kini telah memiliki 100 showroom di seluruh Indonesia.
Perluasan jaringan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi BYD kepada para mitra distributor yang mendukung pertumbuhan bisnisnya di pasar otomotif nasional. Langkah ini diharapkan memperkuat akses konsumen terhadap layanan penjualan maupun purnajual.
Pabrik Subang Resmi Selesai
Di sisi produksi, BYD menyelesaikan pembangunan pabriknya di Subang, Jawa Barat, pada September 2026. Liu menyatakan fasilitas tersebut merupakan pabrik kendaraan energi baru berskala besar dengan teknologi mutakhir.
Ia menambahkan bahwa pabrik tersebut telah membuka lebih dari 5.000 lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Keberadaan fasilitas produksi lokal ini menjadi bagian dari komitmen BYD dalam mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Dengan populasi 110 ribu unit, perluasan 100 showroom, kehadiran teknologi PHEV, serta pabrik di Subang, BYD memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam elektrifikasi industri otomotif Indonesia.


