DJI Luncurkan Dock 4, Drone Dock Mahal untuk Operasi Udara 24 Jam

DJI Luncurkan Dock 4, Drone Dock Mahal untuk Operasi Udara 24 Jam

DJI meluncurkan Dock 4, sistem drone-dalam-kotak pertamanya yang mampu mengganti baterai secara otomatis. Sistem ini dirancang untuk operasi udara yang hampir tanpa henti, terutama untuk kebutuhan keamanan, respons darurat, inspeksi industri, dan pemantauan jarak jauh.

Dock 4 dijual sebagai paket bersama drone Matrice 5TD dan ground station DJI O4. Di Tiongkok, harga perangkat kerasnya tercantum sekitar 167.999 yuan, atau sekitar US$25.100 (Rp450 juta). Biaya langganan perangkat lunak, pemasangan di lokasi non-standar, serta layanan dukungan tambahan masih dihitung terpisah.

Keunggulan Utama: Ganti Baterai Otomatis

Keunggulan terbesar Dock 4 terletak pada waktu siap terbang ulang. Setelah drone mendarat, sistem dapat mengganti baterai dalam waktu sekitar 25 detik, lalu drone dapat lepas landas kembali dalam waktu kurang dari 45 detik.

Berbeda dari dock konvensional yang harus menunggu baterai terisi ulang selama sekitar 30 menit, Dock 4 langsung memasang baterai cadangan yang sudah terisi. Drone tetap menyala selama proses pergantian, sehingga waktu henti operasional menjadi jauh lebih singkat.

DJI mengklaim Dock 4 sebagai sistem pergantian baterai otomatis tercepat di kelas drone dock. Untuk misi yang membutuhkan respons cepat, seperti pemantauan keamanan malam atau penanganan insiden darurat, fitur ini dapat menjadi pembeda penting.

Matrice 5TD: Drone untuk Inspeksi dan Keamanan

DJI Luncurkan Dock 4, Drone Dock Mahal untuk Operasi Udara 24 Jam

Drone Matrice 5TD mampu terbang hingga 59 menit dalam satu kali penerbangan. Jika dipadukan dengan pergantian baterai otomatis Dock 4, sistem ini dapat menjaga operasi berjalan lebih lama dengan gangguan minimal.

Drone ini membawa enam modul sensor, termasuk kamera telefoto, kamera inframerah, laser rangefinder, dan kemampuan pencitraan termal. Kombinasi tersebut membuatnya dapat digunakan untuk inspeksi siang hari, pengawasan malam, pemetaan, hingga respons keadaan darurat.

Beberapa kemampuan utamanya meliputi:

Akurasi pemetaan hingga 10 sentimeter pada resolusi 12 megapiksel.

Lensa telefoto 11x yang diklaim mampu membaca pelat nomor dari jarak 400 meter.

Kemampuan mengidentifikasi kerusakan kecil, seperti baut atau pin rusak, dari jarak 100 meter.

Kamera termal dan inframerah untuk melihat bentuk objek sekaligus sebaran suhunya.

Kamera warna 4K yang dapat merekam dalam kondisi minim cahaya tanpa lampu sorot eksternal.

Respons Cepat Tanpa Operator

Dock 4 mendukung mode operasi “open-and-fly”, yaitu kemampuan drone untuk merespons peringatan atau alarm secara otomatis tanpa harus dikendalikan langsung oleh operator. Drone dapat terbang menuju lokasi kejadian dengan kecepatan hingga 21 meter per detik, termasuk pada malam hari atau saat hari libur.

Dalam skenario darurat, DJI menyatakan drone dapat tiba sebelum tim darat dan langsung mengirimkan rekaman udara secara langsung. Hal ini membantu petugas menilai situasi lebih cepat sebelum bergerak ke lokasi.

AI dan Keselamatan Penerbangan

Matrice 5TD menjalankan model AI langsung di drone untuk mengenali 17 jenis objek dalam video langsung, seperti kendaraan, kapal, dan kembang api. Operator juga dapat memasang model AI pihak ketiga untuk kebutuhan investigasi atau pemantauan yang lebih spesifik.

Untuk keselamatan, drone dilengkapi sistem penghindaran rintangan yang menggabungkan radar gelombang milimeter tiga arah, lidar pemindaian cincin, serta sistem kamera warna enam arah. DJI menyatakan sensor ini membantu drone menghindari rintangan saat malam, termasuk kabel penuntun.

Drone ini dapat lepas landas dan mendarat pada angin hingga 12 meter per detik. Jika kondisi angin melebihi batas tersebut, drone dapat kembali otomatis ke titik awal. Sebuah parasut juga menjadi perlengkapan standar dan dapat terbuka secara otomatis maupun melalui perintah manual.

Cocok untuk Siapa?

Dock 4 tampaknya bukan produk untuk pengguna drone konsumen. Harganya yang sangat tinggi menempatkannya sebagai solusi enterprise untuk instansi pemerintah, kepolisian, pemadam kebakaran, perusahaan energi, utilitas, pertambangan, serta operator keamanan yang membutuhkan pemantauan udara berkelanjutan.

Dengan kombinasi penerbangan hingga 59 menit dan pergantian baterai dalam 25 detik, DJI menawarkan sistem yang lebih mendekati konsep operasi drone tanpa henti. Namun, investasi awal yang besar membuat nilai ekonomisnya paling masuk akal bagi organisasi yang benar-benar membutuhkan kesiapan udara sepanjang waktu.

 

Previous Post