IHSG Hari Ini, Kamis 8 Oktober ke Level 6,104

IHSG Hari Ini, Kamis 8 Oktober ke Level 6,104

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. Setelah dibuka menguat pada sesi I, indeks masih dibayangi tekanan jual dan berpeluang menguji level 6.104.

Pada perdagangan Rabu (7/10/2026), IHSG ditutup melemah 0,75 persen atau 46,21 poin ke level 6.146,72. Koreksi tersebut terjadi setelah IHSG menguat selama tiga hari berturut-turut.

IHSG Dibuka Menguat

IHSG mengawali perdagangan Kamis di zona hijau. Indeks dibuka naik 0,13 persen ke posisi 6.154,97 dan bergerak dalam rentang 6.137–6.162 pada menit-menit awal perdagangan.

Data awal perdagangan menunjukkan sebanyak 215 saham menguat, 216 saham melemah, dan 228 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp336,61 miliar dengan volume perdagangan mencapai 1,98 miliar saham.

Meski dibuka positif, penguatan IHSG masih rentan berbalik arah karena investor mencermati sejumlah sentimen eksternal, termasuk arah kebijakan The Federal Reserve serta perkembangan data ekonomi Amerika Serikat.

Berpeluang Uji Level 6.100-6120

IHSG Hari Ini, Kamis 8 Oktober ke Level 6,104
(Foto IHSG dari Google Finansial)
Analis menilai IHSG masih berada dalam fase koreksi. Area 6.100–6.120 menjadi level support penting yang perlu dipertahankan indeks. Jika tekanan jual berlanjut dan support tersebut ditembus, IHSG berpeluang turun menuju area 6.104.

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak sideways dengan support 6.100–6.120 dan resistance 6.200–6.250. Sementara itu, analis MNC Sekuritas melihat IHSG memiliki support di sekitar 6.134, dengan area koreksi lanjutan pada 6.118–6.141.

Di sisi atas, IHSG perlu kembali menembus area 6.200–6.240 untuk mengurangi tekanan jual. Apabila mampu melewati zona tersebut, indeks berpeluang menguji area gap pada 6.227–6.231.

Investor Perlu Waspadai Sentimen Eksternal

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh:

Arah kebijakan suku bunga The Fed.

Rilis data ekonomi Amerika Serikat.

Pergerakan nilai tukar rupiah.

Arus dana investor asing di pasar saham domestik.

Aksi ambil untung setelah penguatan IHSG dalam tiga hari sebelumnya.

Analis menilai penguatan dari area psikologis 6.000 belum sepenuhnya didukung oleh arus dana asing yang konsisten. Karena itu, investor disarankan mencermati saham-saham dengan fundamental kuat dan menghindari keputusan investasi yang terlalu agresif saat indeks bergerak volatil.

Next Post Previous Post