Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 16 Oktober 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 18.053

Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 16 Oktober 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 18.053
(Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, di level Rp 18.000-18.053 per dolar AS. Posisi itu turun 115 poin atau sekitar 0,64 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sempat bergerak pada kisaran Rp 18.038–Rp 18.064 pada sesi pagi. Pada pukul 09.36 WIB, rupiah tercatat di level Rp 18.064 per dolar AS, melemah 126 poin atau 0,70 persen dari penutupan sebelumnya di Rp 17.938.

Indikator

Level

Pembukaan berdasarkan Bloomberg

Rp 18.053/USD

Posisi pukul 09.36 WIB

Rp 18.064/USD

Penutupan perdagangan sebelumnya

Rp 17.938/USD

JISDOR BI, 15 Oktober 2026

Rp 17.948/USD


Kurs di Bank

Kurs yang dipakai masyarakat umum biasanya berbeda dari kurs pasar karena memuat spread beli-jual bank. BCA pada pukul 09.10 WIB mencantumkan e-rate beli dolar AS Rp 18.045 dan jual Rp 18.075; untuk uang tunai (bank notes), harga beli Rp 17.740 dan jual Rp 18.020.

Bank Mandiri mencantumkan special rate beli Rp 17.925 dan jual Rp 17.955, sementara untuk uang tunai beli Rp 17.690 dan jual Rp 17.990.

Faktor yang Mempengaruhi

Pelemahan rupiah hari ini dikaitkan dengan tekanan dari pergerakan indeks MSCI serta kenaikan harga minyak, yang berpotensi menambah kebutuhan impor dan tekanan pada neraca pembayaran Indonesia.

Pelaku pasar juga memantau posisi rupiah di sekitar level psikologis Rp 18.000 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah telah melemah 35 poin atau 0,2 persen ke Rp 17.938 per dolar AS.

Dampak bagi Konsumen dan Pelaku Usaha

Kurs Rp 18.053 berarti pembelian barang impor, tiket penerbangan, langganan digital berbayar dolar, maupun pembayaran utang berdenominasi dolar menjadi lebih mahal. Sebaliknya, eksportir dan penerima kiriman dalam dolar berpotensi memperoleh nilai rupiah lebih tinggi.

Untuk pelaku usaha di Pekanbaru yang melakukan impor atau pembayaran internasional, sebaiknya gunakan kurs beli-jual bank sebagai acuan transaksi, bukan hanya kurs pasar, karena selisihnya dapat cukup besar.

Catatan

Kurs dapat berubah cepat sepanjang hari mengikuti pasar global, sentimen investor, dan intervensi otoritas. Angka Rp 18.053 merupakan pembukaan berdasarkan Bloomberg, sedangkan kurs JISDOR resmi Bank Indonesia umumnya dirilis setelah pasar ditutup.
Next Post Previous Post