Kurs Dolar-Rupiah, Selasa 6 Oktober 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.913
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pada Selasa, 6 Oktober 2026, berada di kisaran Rp17.913-17.914 per dolar AS. Rupiah bergerak relatif stabil dengan sentimen pasar yang masih menunggu sejumlah data ekonomi domestik pekan ini.
Pergerakan pagi ini
Pada pembukaan perdagangan, rupiah sempat menguat tipis. Beberapa sumber pasar mencatat posisi awal di sekitar Rp17.911–Rp17.914 per dolar AS, dibandingkan penutupan Senin, 5 Oktober 2026, di level Rp17.917 per dolar AS.
Seiring pergerakan intraday, kurs kemudian berada di sekitar Rp17.912–Rp17.913 per dolar AS. Artinya, rupiah hanya berubah tipis dari pembukaan dan masih berada dalam kisaran yang sempit.
Estimasi rentang hari ini
Analis memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Selasa ini, dengan rentang sekitar Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS. Pelaku pasar diprediksi masih bersikap menunggu, khususnya menjelang rilis data cadangan devisa, kepercayaan konsumen, dan data ekonomi lainnya.
Kurs di sejumlah bank
Untuk kebutuhan transaksi, kurs jual-beli di bank dapat berbeda dari kurs pasar spot karena adanya spread dan kebijakan masing-masing bank. Pada pagi hari, BCA mencatat e-rate beli dolar AS sekitar Rp17.898 dan jual Rp17.918, sementara Bank Mandiri menetapkan special rate beli Rp17.895 dan jual Rp17.925 per dolar AS.
|
Bank |
Beli |
Jual |
|
BCA (e-rate) |
Rp17.898 |
Rp17.918 |
|
Bank Mandiri (special rate) |
Rp17.895 |
Rp17.925 |
Arti bagi konsumen dan pelaku usaha
Kurs di level Rp17.913 berarti satu dolar AS setara dengan sekitar Rp17.913 pada harga pasar. Bagi pelaku usaha yang melakukan impor, membayar utang luar negeri, atau memesan barang dari luar negeri, posisi dolar yang masih tinggi dapat meningkatkan biaya pembelian dalam rupiah. Sebaliknya, eksportir dan penerima pembayaran dalam dolar cenderung memperoleh nilai rupiah lebih besar.
Kurs referensi Kemenkeu
Sebagai pembanding, Kementerian Keuangan menetapkan kurs referensi untuk keperluan bea masuk, PPN, PPnBM, bea keluar, dan PPh berlaku Rp17.863 per dolar AS untuk periode 30 September hingga 6 Oktober 2026. Angka ini berbeda dari kurs pasar spot karena digunakan sebagai dasar administrasi perpajakan dan kepabeanan.
Catatan
Kurs valas bergerak sepanjang hari mengikuti permintaan dan penawaran di pasar, sehingga angka Rp17.913 dapat berubah kembali sebelum penutupan perdagangan. Untuk transaksi tunai, kartu, atau transfer internasional, harga aktual di bank atau money changer umumnya lebih tinggi pada sisi jual dibandingkan kurs pasar.

