Lenovo Lecoo N27 Pro AIO: All-in-One Desktop dengan Layar 2.5K 100Hz dan Intel Core i5
Lenovo baru saja meluncurkan Lecoo N27 Pro, sebuah komputer all-in-one (AIO) mid-range yang ditujukan untuk penggunaan kantor, belajar, dan tugas harian ringan di pasar China.
Spesifikasi Utama
|
Komponen |
Detail |
|
Layar |
27 inci, 2560 × 1440 (2.5K), 100Hz, 99% sRGB |
|
Prosesor |
Intel Core i5-13420H (8 core: 4P + 4E, 12 thread) |
|
RAM |
16GB (standar) |
|
Storage |
512GB atau 1TB SSD |
|
Grafis |
Intel UHD Graphics (integrated) |
|
Konektivitas |
Wi-Fi, Gigabit Ethernet |
|
Port |
5× USB-A (3× USB 2.0, 2× USB 3.0), 1× USB-C, HDMI, audio jack |
|
Warna |
Cloud Feather Black, Snow Feather White |
|
Stand |
Tilt adjustment -5° hingga 15° (tanpa height adjustment) |
|
Aksesoris |
Keyboard & mouse wireless 2.4GHz (termasuk dalam paket) |
Ketersediaan di Indonesia
Hingga saat ini, Lecoo N27 Pro baru diluncurkan di pasar China dan belum ada pengumuman resmi mengenai ketersediaan di Indonesia. Anda dapat memantau situs resmi Lenovo Indonesia atau menghubungi distributor resmi untuk informasi lebih lanjut tentang kemungkinan peluncuran lokal.
Target Pengguna
Lecoo N27 Pro cocok untuk:
Pekerja kantoran yang butuh PC ringkas untuk dokumen, email, dan video call
Pelajar/mahasiswa untuk tugas sekolah, riset online, dan presentasi
Penggunaan rumah untuk browsing, streaming, dan produktivitas ringan
Namun, PC ini tidak dirancang untuk gaming berat, editing video 4K, atau rendering 3D karena menggunakan grafis terintegrasi dan pendinginan standar heat pipe + fan.
Harga
Di China, Lecoo N27 Pro tersedia dalam dua varian:
16GB RAM + 512GB SSD: 4.499 yuan
16GB RAM + 1TB SSD: 4.999 yuan
Menggunakan kurs terkini, konversi harganya adalah:
|
Varian |
Harga (yuan) |
Perkiraan Harga (Rupiah) |
|
16GB + 512GB |
4.499 yuan |
Rp10,1–10,3 juta |
|
16GB + 1TB |
4.999 yuan |
Rp11,2–11,5 juta |
⚠️ Catatan: Harga di atas adalah konversi langsung dari harga China dan belum termasuk pajak impor, bea masuk, PPN 11%, biaya distribusi, atau margin retailer di Indonesia. Jika produk ini masuk resmi ke Indonesia, harga eceran bisa lebih tinggi sekitar 20–40%.

